INDONET7.COM SORONG- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua Barat Daya (DPD PA GMNI) Yosep Titilolobi, S.H kepada media ini mengatakan bahwa telah beredar isu bahwa Pj Gubernur Papua Barat Daya akan berkunjung ke Amerika dalam waktu dekat ini tentu sangat melukai masyarakat Papua Barat Daya.
Menurut Yosep, kalau memang isu keberangkatan Pj Gubernur Papua Barat Daya itu benar, maka DPD PA GMNI Papua Barat Daya dan Papua Barat pastikan akan ada demo besar-besaran di Kementerian Dalam Negeri dan Kota Sorong Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya.
Untuk itu Yosep berharap bahwa hal tersebut tidak akan perna terjadi, dan PA GMNI mengingatkan Pj Gubernur untuk setop menghambur-hamburkan uang rakyat demi ambisi untuk injakan kakinya ke Amerika dikarenakan rakyat Papua Barat Daya yang ada di pedalaman butuh perhatian dalam pembangunan yang nyata di tanah Papua.
“Selama 7 bulan ini rakyat sudah menderita dengan tidak adanya program kerja nyata yang ditunjukkan oleh Pj Gubernur selama beliau memimpin, dan masyarakat lebih banyak menonton yang bersangkutan menghabiskan uang rakyat untuk menjalankan pemerintahan dari Ibu Kota DKI Jakarta.”
Lanjut Yosep, apabila Pj Gubernur Papua Barat Daya ngotot dan ingin berangkat maka sudah pasti kota sorong akan membara dan saya pastikan akan ada lautan manusia di kantor gubernur yang berdemo menuntut Pj Gubernur yang miskin program ini untuk mundur dari Pj Gubernur Papua Barat Daya walaupun nyawa menjadi taruhan, ujar Yosep.
Lebih baik yang bersangkutan fokus menetap di kota sorong untuk membangun Papua Barat Daya dari pada selama ini Pj Gubernur waktunya habis menjalankan roda pemerintahan dari Ibu Kota Jakarta.
“Ini yang dong bilang, di gaji di sorong, tanda tangan proyek di jakarta, tidur di jakarta dan buang air di jakarta wajar saja rakyatnya menderita.”
Untuk itu PA GMNI berharap Pj Gubernur Papua Barat Daya untuk mengurungkan niatnya ke Amerika, apabila dipaksakan maka sudah pasti PA GMNI akan turun bersama rakyat melakukan aksi demo untuk meminta Presiden Jokowi agar mengganti Pj Gubernur yang tukang berangkat ini, tegas Yosep.
INDONET7 Terupdate & Terpercaya