INDONET7.COM JAKARTA- Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menggelar Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) ke-32 bertempat di Hotel JS. Luwansa Kuningan Jakarta Selatan, (30/08/2022). Agenda ini dilaksanakan pada tanggal 29 dan 30 Agustus 2022.
Tema yang di ambil di Rakerkonas ini adalah, “Memperkokoh Sinergi Pengusaha Dan Pemerintahan Dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global”.

Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Apindo dalam sambutannya mengatakan bahwa Rakerkonas APINDO ke 32 ini alhamdulillah berjalan lancar, walaupun saat ini suasana pandemi covid 19 masih terasa, juga dengan adanya kasus penyakit baru monkeypox (virus cacar monyet), agar menjadi kewaspadaan bagi kita.
“Alhamdulillah saat ini kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat di tempat ini, walau sempat terkendala wabah pandemi Covid-19, dalam rangka acara Rakerkonas APINDO ke 32, disamping itu juga merayakan Ulang Tahun ke APINDO yang ke 70,”terangnya.
Lebih lanjut Hariyadi mengatakan bahwa telah kita sepakati evaluasi untuk satu tahun kedepan karena memiliki dinamika yang besar karena tahun depan di bulan September pemerintah akan memasuki masa pemilu dan tentu akan mengurangi pengambilan keputusan yang strategis. Jadi kita masih banyak hal yg harus kita kejar dan kita punya waktu di bulan Agustus tahun depan, “tuturnya.
Selain itu juga menurut Hariyadi terkait isu perang Rusia Ukraina juga mempengaruhi ekonomi Global yang berdampak pada pasokan dan kenaikan BBM, dllnya. Disamping itu juga mengenai amandemen, Juga tentang bagaimana pengendalian tentang inflasi yang mana hal ini sudah kita ketahui bahwa BBM dan inflasi itu akan mengalami naik turun.
Susu juga 80% masih impor, juga bidang peternakan hari ini kita masih impor daging sapi. Dan ini semua menjadi Pekerjaan rumah bagi kita selaku Asosiasi pengusaha.
Menutup Sambutannya Hariyadi mengingatkan bahwa pengabdian kita hanya bagi negara Kesatuan RI dan bukan untuk penguasa tetapi untuk NKRI, karena kedepan akan terjadi dinamika perubahan. Dan kita harus siap untuk menghadapi itu semua, “tukasnya.
(MY)