INDONET7.COM Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan ( PKP), Mayjen Marinir ( Purn) Dr. H. Yussuf Solichien M.MBA. Ph.D melantik dan mengukuhkan Dewan Pimpinan Propinsi Partai Keadilan dan Persatuan DKI Jakarta, dan Peluncuran aplikasi Beujek Oleh Ketua Partai PKP DKI Jakarta H.Tatang Supriyadi.SH.,Jum’at ( 11/3/2022) bertempat di aula Gedung Juang 45, Menteng Raya 31, Jakarta Pusat.
Dalam kata sambutannya, Yussuf Solichien menyatakan menolak wacana Presiden tiga periode, juga kami konsisten pemilu tidak boleh ada pengunduran pemilu karena melanggar konstitusi.

Kami menolak wacana Presiden tiga periode, juga kami konsisten pemilu tidak boleh ada pengunduran pemilu karena melanggar konstitusi,” tandasnya.
Yussuf juga mengatakan, kader dan pengurus PKP adalah pemimpin yang bertanggung jawab melindungi dan mensejahterakan anggotanya.
Terkait sikap politik aktual dan target PKP pada 2024 jelas harus terus menjadi peserta karena PKP telah berusia 23 tahun.
“Ormas sehebat apapun tidak dapat berbuat banyak karena tak memiliki kekuasaan dan dana,” kata Yussuf.
Ditambahkan oleh Yussuf, bahwa PKP masuk koalisi pemerintah Jokowi. Namun jika berkaitan dengan hajat hidup orang banyak maka kami akan kritis.
Dalam Peluncuran Aplikasi Beujek milik Koperasi Beu Abadi Nusantara (BAN) sekaligus Pelantikan dan Pengukuhan tersebut Hadir Ketua Umum Partai PKP Marinir (Purn) Dr.H.Yussuf Solichen.,M.MBA, PhD.,dan ketua PKP DKI Jakarta H.Tatang Supriadi.SH., beserta Kader para tokoh dan tamu undangan.
Ketua PKP DKI Jakarta H.Tatang Supriyadi ingin membentuk kader – kader khususnya DKI Jakarta Kota ,Kabupaten, sampai tingkat kecamatan yang diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,saya berharap kami hadir di masyarakat bukan untuk mengumbar janji di tengah masyarakat DKI Jakarta sebagai politikus politikus yang membagi mengumbar-ngumbar janji , kita lihat kita dengar rasakan hari ini perjalanan ke seluruh hampir semua partai politik itu hanya bisa berbuat janji Dan janji”.
Koperasi Beu Nusantara ini kita sudah punya ada 8 sampai 10 yang hari ini sudah berjalan, kita punya namanya “Beujek” Aplikasi ojek motor , ojek mobil dan kita punya biologistik,dimana orang bisa mesan untuk mendapatkan apotik 24 jam ,dan kita juga melayani Untuk pemesanan makanan minuman dan pengiriman barang – barang
ringan ,baik melalui Darat dan udara”.
“Koperasi Beu Nusantara juga bersedia menampung hasil dari pada usaha usaha UKM UMKM Masyarakat khususnya DKI Jakarta dan nasional secara umum”. jelasnya.
Menurut Pendiri koperasi nusantara H.Tatang ,”sangat miris melihat negeri kita, perhatikan ojek online yang mana aplikasinya milik negara lain yang selama ini berhasil menggondol uang negara republik Indonesia menggunakan aplikasi online itu, tidak kurang 100 triliun rupiah setiap bulanya, bayangkan kalau setahun berapa banyak, setahun bisa berpotensi mencapai 1000 Triliun uang kita yang diangkut akibat eforia kebodohan dan kelalaian masyarakat kita menggunakan fasilitas aplikasi tersebut”.
Melalalui Aplikasi Beujek diKoperasi Beu Abadi Nusantara kita akan kembali meraih masyarakat untuk bersatu, untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia, yang tergabung terlahir menjadi pemilik usaha”.
“Untuk mendaftar menjadi pengemudi mereka motor kita asuransikan,jika dia sakit bahkan sampai dia meninggal ada jaminan untuk menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi”.
“Saya hadir di sini bukan untuk ikut menjadi barisan yang mengumbar janji, karena saya salah satu pendiri dari pada koperasi Beu Abadi Nusantara siap berbagi kepada seluruh masyarakat kita yang bergabung menjadi anggota, sangat sederhana menjadi anggota koperasi hanya menyelesaikan administrasi simpanan wajib sebesar 1000 rupiah sehari atau 30 ribu sebulan”.
“Mari kita bersatu membangun Negeri untuk kesejahteraan bersama melalui wadah Partai PKP dan Koperasi Beu Abadi Nusantara (BAN) dengan beralih menggunakan Aplikasi Anak Negeri.”pungkasnya.
(MY)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya