INDONET7.COM JAKARTA- Wakil sekjend DPP Gema Perjuangan Maharani Nusantara..Bung irda mengingatkan dan mewanti-wanti agar pernyataan tegas Presiden Joko Widodo dan presiden jokowi segera memastikan Pemilu tetap digelar 14 Februari 2024 harus benar-benar dijalankan oleh semua pihak.
Dia menyinggung pemerintah, pernyataan berhenti mewacanakan jabatan Presiden tiga periode jangan hanya jadi ‘omongan kosong’ lips servis politik belaka di hadapan publik masyarakat Indonesia tetapi di belakang tetap bermanuver untuk meneruskan agenda politik tersebut.
“Saya pikir badut-badut ( brutus ) politik banyak memanfaatkan isu tiga periode untuk kepentingan pribadi,” kata bung irda di Kantor media center GPMN Bandung Selasa (14/4/2022).
Badut politik dimaksud bung irda adalah menteri-menteri atau pembantu presiden yang kerap bicara soal perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode. Menurutnya, para menteri menteri itu mencoba memanfaatkan isu kondisi ekonomi saat ini baik dalam negeri maupun luar negeri
Kelompok mereka seperti menteri-menteri yang sebenarnya tidak punya kewenangan untuk bicara urusan ini tetapi ikut bicara itu kan ngawur. Dan jelas itu sangat mencerdai agenda reformasi yg sudah kita kesepakati bersama sejak tahun 1998. Mereka ini ikut bonceng isu krisis ekonomi nasional Covid-19 dan sebagainya lalu mengusulkan 3 periode dan sebagainya,” ujar dia.
Lebih lanjut, bung irda mengatakan, para menteri-menteri tersebut coba memakai kedok seolah-olah tetap mengurus negara, akan tetapi punya kepentingan pribadi,agar agenda tersebut menjadi bola salju ,dan mengharapkan rakyat mendukung tapi kenyataannya rakyat tidak mendukung.
“Cek menteri-menteri itu satu-satu gimana capaian target tugas kerja yang berikan oleh Presiden kepada mereka. Menteri yang ngomong-ngomong ini punya prestasinya apa-apa saja? Tugas-tugas yang di presiden kepada mereka itu. Jangan hanya di depan saja, padahal saya lihat hasil audit BPK banyak juga menteri-menteri itu gagal mencapai target kok, jangan hanya menang publikasi saja,” tegasnya.
Diketahui, Presiden Jokowi memastikan Pemilu tetap akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. Ia meminta segala pihak tidak memunculkan spekulasi perpanjangan jabatan kepemimpinanya.
Contoh tentang
Program IKN ibu kota baru.Sampai saat ini banyak investor maju mundur..seperti soft bank dari cina yang mundur. Lalu mengharapkan investor UEA. Dan sampai saat ini belum ada kejelasannya.bung irda mengkhawatirkan proyek IKN jangan sampai mangkrak.
Hal tersebut ditegaskannya .
Jadi intinya GPMN meminta agar Presiden segera meresafule dan mengevaluasi kinerja para menteri nya khususnya para menteri yang menggelindingkan isu jabatan presiden 3 periode. Dan GPMN tetap mengawal Presiden Jokowi sampai 2024
ujarnya.
(MY)
INDONET 7 PERS Terupdate & Terpercaya