INDONET7.COM JAKARTA- Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Kembali di gelar di tahun 2022 ini. Ini adalah tahun ke-9 sejak penyelenggaraan ISEF. berupaya untuk ikut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi adalah melalui penguatan Ekosistem Halal Value Chain.
Penyelenggaraan ISEF ke-9 tahun 2022 ini bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta dari tanggal 5 – 9 Oktober secara hybrid dengan tema Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance for Inclusive Recovery, sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia. Salah satu fokusnya yaitu pengembangan ekosistem Global Halal Hub.
Desainer Yuli Lubis asal kota bandung, perwakilan dari kementrian koperasi dengan Brand Netaly mengatakan brand Netaly tampil di acara Fashion show dengan membawa delapan look. Mengambil tema, “Fearless” ( Bandung Lautan api) dengan memakai unsur unsur api yang dipadu dengan bunga khas bandung patra komala warna terakota, merah, juga ada unsur wastra nusantara (tenun) dan dipadukan dengan denim dan bordiran dengan khasnya bunga patra komala khas bandung, “ucapnya, Jum’at (07/10).
Lebih lanjut. Sambung Yuli. Bahan yang kita pakai adalah tenun dan denim yang kesemuanya adalah dari lokal. dengan kisaran harga dari 350ribu hingga 800ribu, Ada 20 model yang ditampilkan di booth kita, ” tuturnya.
Menurut Yuli selain ikut di pameran ISEF ini dirinya juga sering mengikuti pameran di luar negeri seperti di Moskow Rusia, Manila, Tokyo, Hongkong dan juga Jerman.
“Alhamdulillah antusias pencinta fashion disana cukup bagus, selain itu setiap akan pameran ke luar negeri, sebelumnya saya melakukan survey dulu, untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan masyarakat disana. Misalkan untuk warnanya dan modelnya sehingga yang kita tampilkan itu sesuai dan diterima disana, “ungkapnya.
Ditambahkan Yuli bahwa untuk produk produk yang di tampilkan ini semua adalah buatan sendiri dimana dirinya mulai usaha ini di tahun 2003.
Adapun untuk jaringan pemasarannya dilakukannya melalui online yaitu via Shopee, Toko Pedia, Zalora, Instagram Facebook, dan juga banyak melalui reseller seluruh Indonesia.
Brand Netaly sendiri menurutnya diambil terinspirasi dari hasil desain nya yang melambangkan bunga matahari yang mana selalu bersinar, memotivasi yang belum berhijab. Seperti gamis gamisnya di buat modern sehingga menarik para konsumen.
Semua itu dilakukannya melalui riset riset dan survey survey di pasar untuk mencari tau apa yang menjadi keinginan dan selera pasar.
Dengan melihat antusias para pengunjung yang hadir, untuk targetnya sendiri menurut Yuli tercapai. Disamping itu dirinya selalu hadir di pameran ini karena ingin melihat apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan pasar.
Yuli berharap semoga dirinya bisa berpartisipasi lagi di ISEF tahun 2023, produk nya bisa lebih dikenal dan bisa memajukan dunia fashion Indonesia sesuai target Bank Indonesia yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion dunia dan dengan adanya ISEF yang selalu ada, semoga hal itu tercapai, “pungkasnya.
(MY)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya