INDONET7.COM JAKARTA – Warga Sumatera Barat Umumnya dan khususnya warga Gadut di perantauan mengadakan Silaturahmi Akbar dan Baralek Gadang IWARGA Tahun 2022, dengan Tema,” Mangampungan Nan tarserak, Manjapuik Nan Tatingga, Bertempat di Pagaruyung Balairung Hotel – Lantai 3 Matraman Jakarta Pusat, Ahad (31/07/2022).
Ketua Umum IWARGA Asbol Adams bergelar Datuk Sidubalang, ketika diwawancarai awak media mengatakan, “Saya adalah Ketua Umum IWARGA (Ikatan Warga Gadut) bergelar Datuk Sidubalang berasal dari Gadut, salah satu nagari yang terdapat dalam kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Indonesia. Nagari ini adalah daerah yang strategis dan indah yang berada di jalur perlintasan Sumatra, “ungkapnya.

“Populasi anggota kita di jakarta ada 600 Kepala keluarga terdiri dari 2.000 jiwa. tersebar di Daerah Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Dan yang hadir pada acara ini sekitar 600 orang, mayoritas dari dki jakarta. Pada acara ini kita menggunakan sistem Hybrid yaitu online dan offline serta acara kita ini bisa di akses melalui YouTube baik oleh warga Gadut yang ada di kampung maupun di luar negeri, “terangnya.
Tujuan dari diadakannya Acara Silaturahmi Akbar IWARGA ini menurut Asbol adalah untuk mempersatukan kembali, mengingat jumlah anggota kita yang sudah mencapai ribuan. Dimana sudah tentu kita tidak bisa mengumpulkan semuanya,” tuturnya.
Adapun Sesuai tema kita,” Mangampungan Nan tarserak, Manjapuik Nan Tatingga, “artinya mengumpulkan yang terserak(terpecah, terserak) dan menjemput yang tertinggal.
Intinya adalah untuk memperkuat hubungan antara orang-orang yang ada di sumbar dan orang orang yang ada di rantau.
Asbol menambahkan bahwa dalam sambutan Gubernur dan Bupati tadi, menyampaikan bahwa Penduduk sumbar yang ada di rantau ini kurang lebih ada 10juta jiwa Tersebar sampai Australia, malaysia, dan sebagainya.
Oleh karena itu menurut Asbol pemerintah melalui Gubernur dan Bupati berharap untuk bagaimana potensi ini bisa dikumpulkan dan didorong untuk bisa membangun kampung halamannya. Kalau kita bilang kembali ke Nagari. Melalui program itu Intinya pak gubernur menghimbau ada sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Lebih lanjut Asbol menjelaskan bahwa pada hari ini kami dari IWARGA menyampaikan rekomendasi dari perantauan yang ada di Gadut ini yakni ada 9 poin. Diantaranya ada beberapa yang signifikan.
Yang pertama adalah
Pemekaran daerah /wilayah yang kita harapkan bisa di percepat.
Yang kedua pembangunan Perguruan tinggi di Gadut, karena saat ini banyak Perguruan Tinggi di padang padahal di daerah kita luas.
Ketiga adalah pembangunan mesjid raya Nagari dan ada rekomendasi lain, membangun jalan dan lain-lain.
Asbol berharap semoga kedepan warga yang terpisah pisah ini bisa kita satukan dan potensi ini akan diperkuat untuk bisa membangun daerah, “pungkasnya.
(MY)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya