Home / Hukum dan kriminal / Pegawai Eselon di BPPBJ DKI Jakarta Diduga Berhasil Gagalkan Kontraktor ULP BPPBJ DKI Jakarta

Pegawai Eselon di BPPBJ DKI Jakarta Diduga Berhasil Gagalkan Kontraktor ULP BPPBJ DKI Jakarta

Indonet7.com Jakarta – Salah satu kontraktor yang seharusnya menjadi pemenang tender di DKI Jakarta merasa keberatan atas gagal tender salah satu paket pekerjaan di Unit Layanan Pengadaan Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP BPPBJ) DKI Jakarta. Kepada media, salah satu kontraktor menjelaskan bahwa perusahaannya seharusnya menjadi pemenang di salah satu pekerjaan, tetapi diduga  digagalkan oleh oknum pejabat di ULP BPPBJ DKI Jakarta.

“Perusahaan kami seharusnya yang menjadi pemenang, tapi diduga digagalkan dengan alasan yang tidak jelas,” ujar R, salah satu kontraktor yang enggan namanya ditulis kepada media siber Sahabat Rakyat pada Rabu, (28/06/2023) via pesan singkat.

Menurut R, terjadinya carut marut tender di ULP BPPBJ DKI Jakarta diduga akibat ulah oknum pegawai yang menduduki jabatan eselon di BPPBJ DKI Jakarta. Oknum pejabat ini marah dan memaksa beberapa paket tender di DKI Jakarta dibatalkan dengan cara tidak mau memberikan rekomendasi usulan penetapan pemenang dikarenakan Pokja tidak mengajukan usulan pemenang terhadap perusahaan yang diduga sudah memberikan uang pelicin kepada oknum tersebut.

“SHR ini punya kontraktor yang sudah diplot untuk menang sejak awal. Tapi karena tidak dimenangkan oleh Pokja, maka tender diduga  dibatalkan. Akibatnya, perusahaan kami yang seharusnya menjadi pemenang dirugikan,” jelas R.

R juga menjelaskan, kemarahan oknum pegawai BPPBJ DKI Jakarta dengan inisial SHR semakin memuncak dan Pokja yang telah melakukan proses tender sesuai mekanisme tidak bisa berbuat banyak karena surat yang diajukan kepada SHR tersebut tidak di tandatangani bahkan SHR meminta lelang diduga  dibatalkan dan bagi yang tidak mentaati perintahnya maka mereka diancam akan diproses untuk dilakukan mutasi.

“SHR ini sangat kalap dan gusar, dugaan kami jika perusahaan yang dibawanya kalah maka dia akan dituntut mengembalikan uang kontraktor yang sudah diterimanya,” jelas R lagi.

Selanjutnya, R menjelaskan berdasarkan pantauannya, bahwa modus operandi SHR, oknum pejabat BPPBJ DKI Jakarta ini adalah dengan seolah-olah dia menyampaikan mandat dari Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan Kapolda Metro Jaya dengan dengan cara menghubungi sejumlah Pokja dan kepala ULP agar dimenangkan dalam paket yang dilelangkan di Pemda DKI Jakarta tersebut.

“Kami memantau juga. Modusnya begitu. Oknum tersebut menjual nama pak Gubernur dan Kapolda Metro Jaya. Oknum tersebut melakukan intervensi dan memaksa pokja agar mematuhi instruksinya, bagi pokja yang tidak taat akan diberikan sanksi berupa ancaman mutasi ditempat “kering”. Mendapat ancaman seperti ini tentu saja Pokja dibikin resah, mereka diharuskan memenangkan perusahaannya oknum SHR yang notabene dokumennya salah semua dan kurang lengkap. Pokja berpikir jika mengikuti perintah SHR maka akan menyimpang hukum dan kelak beresiko diperiksa oleh aparat penegak hukum, namun jika mereka menolak keinginan SHR, maka mereka terancam dimutasi. Kami juga menduga, oknum tersebut telah menerima imbalan 2 sampai 5 persen dari nilai proyek yang dilelangkan,” Urai R.

Terpisah, seorang penggiat anti korupsi, Rusmin SH, MH, berjanji akan melaporkan ulah oknum itu kepada Penjabat Gubernur DKI dan Kapolda Metro Jaya, Rusmin akan mengkonfirmasi apakah Kapolda Metro Jaya dan penjabat Gubernur DKI Jakarta memerintahkan oknum pejabat di BPPBJ DKI Jakarta dengan inisial SHR memenangkan Perusahaan PT. HU dan PT M di paket pulau Seribu.

“Sebagai penggiat anti korupsi, kami miris dengan informasi ini. Kami akan konfirmasi kepada PJ Gubernur dan Pak Kapolda, apakah benar ada perintah untuk memenangkan perusahaan tertentu dalam tender di DKI Jakarta. Jika tidak benar, maka kami akan mendesak Kapolda Metro Jaya untuk menangkap oknum tersebut,” tegas Rusmin.

Rusmin juga mendesak Penjabat Gubernur DKI Jakarta untuk menindak tegas oknum tersebut dan bahkan untuk segera memecatnya, Rusmin berjanji akan mengawal masalah ini.

“Kami akan mengawal masalah ini dan seandainya diperlukan maka kami akan demo di Polda Metro Jaya dan Kantor Gubernur DKI untuk segera mengusut dan menangkap oknum tersebut,

Rusmin juga menyayangkan kinerja pemda DKI Jakarta, karena disaat Pemerintah sedang melakukan bersih-bersih ada oknum yang diduga menyalahgunakan wewenang.

“Iklim transparansi dan akuntabilitas harus tercipta di DKI Jakarta. Oknum tersebut menghalangi terciptanya aparatur negara yang bersih dan akan berdampak menghambat laju pembangunan di DKI Jakarta,” tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini ULP DKI Jakarta sedang melaksanakan beberapa paket lelang yang sedang diproses Pokja ULP BPPBJ DKI Jakarta. Diantaranya paket pelelangan paket Pembangunan Fasilitas Kepelabuhanan di Pelabuhan Muara Angke, Revitalisasi pelabuhan Pulau Tidung Lanjutan, Revitalisasi pelabuhan Pulau Pari dan Revitalisasi pulau kelapa.

About admin

Check Also

Tahap II Kasus Judi Online Dilaksanakan, Bareskrim Polri Serahkan 5 Tersangka dan Barang Bukti Rp55 Miliar ke Jaksa

Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melaksanakan Tahap II penanganan kasus perjudian daring …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701
if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }