Indonet7.com SORONG, Kuasa Hukum Lembaga Masyarakat Adat Malamoi (LMA-MALAMOI) Yosep Titirlolobi, S.H dalam rilisnya kepada media ini mengatakan bahwa panitia pelantikan LMA Malamoi telah menyebarkan 500 Undangan dan antusias masyarakat yang ingin hadir dalam pelantikan Bapak Silas Kalami tidak dapat dibendung.
Menurut Yosep, Cuman segelintir kelompok atau oknum-oknum saja yang telah sakit hati karena kalah sehingga membuat berita seakan-akan mereka itu lebih besar dari masyarakat moi itu sendiri.
Undangan sudah disebarkan dan ijin sudah dikeluarkan, maka pelantikan Silas Kalami sebagai Ketua LMA Malamoi tetap berjalan dan siapapun yang ada dikota Sorong tidak mampu membatalkan pelantikan tersebut.
Buktinya undangan sudah diberikan kepada Pilar Malamoi, tua-tua adat, Kepala Suku besar, tokoh-tokoh sesepuh Moi, kepala Dewan Adat Suku Besar Malamoi dan mereka menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam pelantikan Bapak Silas Kalami, ujar Yosep.
Mengenai Paulus Sapisa yang mengatakan bahwa LMA Malamoi yang tidak mengakui Dewan Adat adalah jawaban sepihak yang tidak memiliki legitimasi hukum dikarenakan mereka sendiri yang dulu keluar dari LMA Malamoi dan membuat ADRT sendiri dan tidak ingin bergabung lagi dengan LMA Malamoi, ko sekarang malah mengemis untuk di akui.
Terpilihnya Silas Kalami sudah tentu sesuai dengan ADRT LMA Malamoi dan tidak melanggar aturan kerena pemilihan Ketua LMA Malamoi di hadiri oleh perwakilan 7 distrik.
Dengan terpilihnya Silas Kalami sebagai Ketua LMA Malamoi periode 2023-2028 menyebabkan sekelompok orang Moi yang tidak merasa puas melakukan penganiayaan terhadap salah satu tokoh perempuan berinisial LM dan Tidak itu saja sekelompok tertentu juga melakukan pengeroyokan terhadap 4 anak di bahwa umur dan mereka yang melakukan penganiayaan sudah di tetapkan sebagai tersangka.
Kalau Saudara Paulus Sapisa dalam pemberitaan mengatakan bahwa terpilihnya Silas Kalami sebagai Ketua LMA Malamoi, seharusnya kalau saudara Sapisa itu pintar atau intelektual ya segera ambil langkah hukum dengan menggugat ke pengadilan, jelas Yosep.
Silakan saja mereka Paulus Sapisa dan sekelompok teman-temannya mau bikin Sabalo di hutan kha atau dilaut kha tetap tetap tidak bisa menghalangi pelantikan Silas Kalami sebagai Ketua LMA Malamoi terpilih.
Untuk itu Yosep mengatakan kepada saudara Paulus Sapisa jangan cuman berkoar-koar saja, buktikan teorinya itu di Pengadilan agar pengadilan bisa memutuskan, bahkan saudara Paulus Sapisa dan Kelompoknya mau bikin Sabalo pun terserah dan tentunya secara hukum tentunya tidak bisa mereka memakai nama LMA Malamoi karena sudah berbadan hukum tetapi mereka dipersilahkan untuk memakai nama LMA yang lain, kata Yosep.
Sementara itu dalam penjelasannya ketika ditanya undangan sudah disebarkan sampai dimana saja, Yosep mengatakan bahwa informasi yang di dapat bahwa undangan telah disebarkan mulai dari Raja Ampat, Sorsel, Tambrauw, Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
Bahkan Pelantikan Ketua LMA Malamoi Bapak Silas Kalami dan pengurusnya informasi yang kami dapat akan dihadiri oleh Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Forkopimda dan juga akan di hadiri oleh Bupati se Provinsi Papua Barat Daya, justru antusias masyarakat Moi sendiri akan hadiri pelantikan bersejarah tersebut, tegas Yosep.
INDONET7 Terupdate & Terpercaya