Indonet7.com SORONG- Direktur Hubungan Masyarakat Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Papua Optimis Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya (LBH-GERMIS) Benyamin B. Warikar, S.H yang biasa di panggil dengan nama Bewa dalam rilisnya kepada media ini mengkritik Pj Walikota Sorong yang dalam pemberitaan mengatakan serius atasi masalah sampah dan bangun sinergitas bersama kemendagri.
Menurut Bewa, Pj Walikota Sorong ini terlalu banyak janji kepada masyarakat tetapi tidak pernah melaksanakan atau merealisasikan janjinya warga kota sorong, dimana saat dilantik sebagai Walikota Sorong beliau mengatakan akan memperiotas penanganan sampah yang jadi masalah selama ini dikota sorong., tetapi sampai saat ini janji itu seperti tong kosong.
Untuk itu kami dari LBH Gerimis meminta kepada Kemendagri agar Pj Walikota Sorong yang tidak tahu kerja ini, semoga jabatannya tidak diperpanjang dan diganti dengan Pj Walikota Sorong yang baru dan mengerti tentang permasalahan kota sorong.
“Mau kerja sama dengan Kemendagri atau kerja sama dengan langit dan bumi juga rakyat tidak perduli, rakyat kota sorong sudah bosan dengan kerja sama yang ujung tifak ada realisasi yang warga kota sorong butuhkan saat ini adalah tindakan Pj Walikota Sorong dalam mengatasi sampah,” ujar Bewa.
Seharusnya dengan anggaran Sampah yang mencapai puluhan miliar yang di anggarkan dari uang rakyat melalui APBD Kota Sorong, harusnya masalah sampah ini sudah teratasi, bukan sebaliknya Pj Walikota Sorong dan jajarannya bergaya-gaya lalu selfie di TPA bersama urusan Kemendagri, setelah itu bicara di media supaya rakyat lihat, padahal rakyat tidak butuh omong kosong itu.
Jangan-jangan disisa masa jabatan Pj Walikota Sorong yang tersisa 2 bulan lagi, dengan berbicara di media untuk siap menangani sampah dikota sorong bisaj adi kami LBH Gerimis, duga ini adalah akal-akalan seorang Pj Walikota Sorong untuk meraih dukungan masyarakat agar Kemendagri memperpanjang jabatan yang bersangkutan lagi, padahal selama 10 bulan menjabat rakyat menunggu eksen bukan selfie-selfie habis itu bicara di media.
Lanjut Bewa, masa seorang Pj Walikota Sorong yang biasa disapa Kaka Nap tapi tidak berani dalam mengambil satu tindakan dalam mengatasi banjir dan sampah yang selama ini membuat warga kota sorong menderita, jadi kalau cuman selfie-selfie di TPA, anak SD juga bisa, tegas Bewa.