INDONET7.COM JAKARTA-Global Educational Supplies & Solutions (Perlengkapan & Solusi Pendidikan Global) GESS 2022 kembali di gelar. Kerja sama pendidikan Asia Tenggara sangat strategis. Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) mengikuti Pameran GESS tahun 2022. yang diselenggarakan pada tanggal 14 – 16 September 2022 di JCC, Jakarta.
IGI mengikuti pameran GESS. Pameran ini sangat bermanfaat untuk kerja sama pendidikan di Asia Tenggara dengan menghadirkan banyak program pendidikan dan lainnya. Banyak booth pendidikan yang mengikutinya.
Tujuan pameran GESS Asia memberikan akses bagi profesional pendidikan untuk menemukan produk dan solusi kebutuhan kegiatan belajar mengajar modern yang mengubah proses pembelajaran siswa.
Dalam kesempatan tersebut Ikatan Guru Indonesia juga menggelar Anugerah Pendidikan Indonesia Ikatan Guru Indonesia 2022. (API IGI) 2022 yang diberikan kepada tokoh, dari bidang pendidikan, pejabat pemerintahan ataupun swasta yang berkontribusi bagi dunia pendidikan.

Yuli Rinawati, S.P.d, M.P.d, Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Atap Juru Banu Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah saat diwawancarai pada momen API IGI di Pameran GESS 2022 menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.
“Mengenai kegiatan ini ini sama seperti yang disampaikan oleh Ibu Tiara, bahwa kegiatan Sagusaku (Satu Guru Satu Buku) itu bukan hanya dalam satu kabupaten tapi seluruh Indonesia. seluruh daerah-daerah itu kita gerakkan untuk menulis buku satu guru. itu wajib karena di luar mereka memiliki karya dan mengembangkan di mana cinta untuk menulis. keuntungan ini juga bisa dikembangkan ke daerah-daerah, artinya perpustakaan-perpustakaan yang dihasilkan oleh guru-guru yang ada. kemudian untung bagi si guru itu sendiri karena bisa untuk menambah angka kredit sebagai untuk naik pangkat, jelas wanita yang menjabat sebagai Ketua IGI Barito Timur selama 2 periode hingga 2026 ini, Kamis (15/09).
Lebih lanjut.Sambung Yuli. Dengan nilai yang sangat tinggi, disitu juga guru tersebut juga memiliki keuntungan dimana hasil karyanya akan ditampilkan di perpustakaan.
“Untuk hari ini saya mewakili daerah Kalimantan Tengah membawa seorang Tokoh yang peduli sekali dengan pendidikan bahkan peduli sekali dengan organisasi IGI untuk mendapatkan penghargaan di API IGI tahun ini. dimana beberapa tahun lalu untuk kegiatan ini Bupati, Wakil Bupati bahkan Ibu Wakil Bupati, Anggota DPR itu sudah kita hadirkan disini, “jelasnya.
“Harapan saya mudah-mudahan kegiatan ini tetap berlanjut bahkan lebih berkembang karena setidaknya kegiatan ini diketahui bukan hanya organisasi yang berdiri namun intinya dengan ini peningkatan kompetensi guru dimanapun berada termasuk di pelosok pelosok lebih dikembangkan lagi. Dan untuk kegiatan ini kami berharap setiap tahun harus diadakan dengan mengumpulkan guru-guru dari seluruh Indonesia karena memang cukup banyak hal positif yang didapatkan,”pungkasnya.
Untuk diketahui, Pada 2013-2016, secara berturut-turut Yuli meraih predikat sebagai guru berprestasi tingkat kabupaten, dan 2015 juga mendapat peringkat ke 4 untuk inovasi pembelajaran tingkat nasional.
Pada 2016, Yuli juga meraih juara 2 tingkat kabupaten dan juara 3 tingkat provinsi dalam forum ilmiah guru. Kemudian pada tahun 2018 dan 2019, dia kembali meraih predikat sebagai guru berprestasi tingkat kabupaten.
(MY)