INDONET7.COM JAKARTA – Bertempat di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Jakarta, Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-23 pada 15 Januari 2022. Ketua Umum PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien mengajak rakyat untuk menggelorakan semangat maritim.
“PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk memanfaatkan potensi maritim ini menjadi kekuatan ekonomi nasional. Saat ini yang penting adalah political will pemerintah, kalau ada kemauan pasti ada seribu jalan. Sebaliknya, kalau tidak ada kemauan ada seribu alasan,” kata Yussuf
Jadi, kami minta juga kepada pemerintah untuk terus membangun orientasi maritim sebagai kebijakan pembangunannya, terutama dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,” ujar Yussuf.
Setiap 15 Januari juga diperingati Hari Dharma Samudra untuk mengenang Pertempuran Laut Aru. Kala itu, 25 ABK RI Matjan Tutul gugur menjadi putra terbaik bangsa dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Yussuf menyatakan sangat beruntung sekali HUT PKP bertepatan dengan Hari Dharma Samudera.
Ketum DPN PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien dan jajaran pengurus saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Januari 2022.
Menurut Yussuf, pesan dari Komodor Yos Sudarso bersama 25 ksatria, yakni “Kobarkan Semangat Pertempuran”. Yussuf mengatakan tekad berperang hidup mati melawan penjajah di Laut Arafuru itu, harus menjadi semangat para pengurus dan kader PKP.
“Jika dahulu ‘Kobarkan Semangat Pertempuran’ hanya dikhususkan untuk merebut Irian Barat, maka kali ini ialah untuk mewujudkan negara maritim. PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi garda terdepan dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, serta cita-cita menuju negara maritim dalam bingkai poros maritim dunia,” ucap Yussuf.
Peringatan HUT PKP mengangkat tema “PKP Melaju, Rakyat Bersatu, Indonesia Maju”. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dan para tokoh nasional lainnya. Seluruh kader dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota yang hadir secara fisik, tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.
Yussuf mengatakan PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerja sama, bahu-membahu dan bergotong royong membangun bangsa dan karakter bangsa menjadi bangsa yang unggul dan memiliki daya saing kompetitif di era globalisasi. Menurutnya, tidak ada pilihan bagi bangsa Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia agar dapat menguasai teknologi dan berdaya saing unggul dalam upaya menjadi negara maritim yang besar.
“Indonesia adalah negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia. Potensi maritim kita mencapai US$ 1 triliun per tahun atau setara dengan tujuh kali APBN kita saat ini. Di bidang perikanan saja potensi kita mencapai 71 juta ton per tahun atau setara dengan Rp 1.000 triliun,” kata Yussuf.
Mantan Komandan Denjaka ini menegaskan apabila potensi tersebut dimanfaatkan dengan baik, maka kesejahteraan dapat terwujud buat rakyat Indonesia. Pasalnya, pengelolaan laut yang baik akan menyerap banyak tenaga kerja dan mendatang devisa besar bagi negara.
Hadir juga Dewi Angraeni SE.MM dan Estiana Fithriana Dewi sebagai Wakil.Sekjend DPN PKP mengatakan PKP inikan partai maritim jadi PKP ini identik sama partai partai dari prajurit TNI Polri kita sosialisasikan ke Keluarga besar TNI Polrii,terhadap suara nelayan kita PDKT tapi tidak hanya banyak bicara kita berbuat dulu dengan masyarakat sekitar yang ada di sekitar kita Masyarakat menengah kebawah kegiatan kita yang jelas bisa membantu masyarakat yang kurang mampu, yang tidak bersekolah dan segala macamnya, kita buat klinik khusus untuk anak yatim dan dhuafa itu gratis dari saya yang terpenting kita dapat berbuat yang terbaik untuk rakyat Indonesia Ujar Dewi.

Dewi menambahkan apa yang ditawarkan kepada masyarakat dan apa yang mendatangkan ke dalam program yang saya lakukan yaitu pertama saya akan mendukung UMKM dan untuk kaum millenial kita galakkan terus pendidikannya apalagi ini suara yang paling besar untuk generasi penerus.yang harus kita dukung terus pungkas Dewi.
Dewi Angraeni,SE.MM dan Estiana Fithriana Dewi
Estiana Fithriana Dewi Sebagai Wasekjen mengatakan kalau masalah program yang pastinya kita menginginkan program yang lebih baik mulai dari yang kita katakan itu pemilih pemula Karena sekarang masyarakat sudah jenuh dengan politik dengan tokoh-tokoh yang mungkin dianggap tidak menepati janji yang mengedukasi masyarakat kalau mau supaya mesyarakat Ayuk lah terjun untuk masing-masing pemimpin yang mereka harus tahu bukan melihat partainya tapi juga persamaannya seperti itu salah satunya mudah-mudahan target tercapai Insya Allah sesuai target,Yang pastinya yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta ini tutup Estiana.
(May)