Kongres VI KKPI ( Kaukus Perempuan Politik Indonesia )

Indonet7.com Jakarta – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) mengadakan Kongres VI dengan mengambil tema “Perempuan dan Kepemimpinan Transformatif Untuk Indonesia Bermartabat” yang bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya Jalan Jendral Sudirman No. Kav 86 RT 10 RW 11 Karet Tengsin Jakarta Minggu 12/12/21.
Sejarah KPPI menurut Tari Siwi Utami Sebagai Pendiri adalah Pada saat itu sebetulnya yang saya rasakan pada tahun 2000 saya anggota DPR RI periode 1999 – 2004. Dari 560 anggota Dewan yang perempuan hanya 44 orang, kita merasakan betapa sangat jauh kurang jadi secara jumlah, jumlah kurang bagaimana kita bisa memperjuangkan hak-hak kepentingan kaum Perempuan. Sehingga kami secara personal kami berkumpul dari 7 partai politik perempuan yaitu Miranti Abidin dari PAN, Tari Siwi Utami dari PKB, Noviantika Nasution dari PDIP, Yunimah Nusofyan dan Rini Amaludin dari Golkar, Mahfudo Ali Ubed dari PPP, Herawati PKS, Nurul Chandra Sari dari PBB Dari 9 pendiri sudah 3 yang Almarhumah. Kita ingin waktu itu pertama adalah meningkatkan jumlah perempuan di parlemen. Misinya adalah meningkatkan jumlah perempuan di parlemen, target kita adalah 30% perempuan. Mengapa kami ingin jumlah itu di tingkatkan dulu, Karena bagaimana mungkin kalau kita memperjuangkan tentang kepentingan perempuan tetapi disana tidak ada orangnya, Jadi maka kami pertama adalah meningkatkan jumlah, kualitas, dan pendidikan politik bagi Politisi Perempuan disemua tingkatkan sehingga pada tanggal 17 agustus 2000 itu Kami mendirikan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Alhamdulillah sampai hari ini Kaukus ini sudah 21 tahun sudah 2 Dekade dan 34 Propinsi sudah terbentuk. Yang paling penting adalah Di periode ke 2 kepemimpinan KPPI itu kita mendapatkan award dari NDI lembaga Amerika yang memang dari awal NDI dan Setro itu mensupport kami.
Kesuksesan pertama adalah kami bisa menggolkan UU partai politik untuk 30% perempuan di parlemen disemua tingkatkan itu misi kita dan keberhasilan kita mengawal UU sampai di Gol kan nya 30% Perempuan disemua tingkatkan jadi tidak hanya di pusat.

Untuk kriteria calon Ketum itu yang pertama tentu saja harus politisi perempuan itu syarat ya, Karena memang ini untuk politik. Kedua punya misi dan visi kebersamaan untuk memajukan politik perempuan indonesia. Dan jangan lupa kita kadang-kadang sudah duduk kita lupa bahwa ada misi itu, Karena kita sudah sibuk dengan pembentukan struktur kemudian pelaksanaan program, padahal kebersamaan itu penting karena kita ini mengambil sikap bahwa kita saling mensupport. Kita tidak melihat asal usul partai tetapi yang kita lihat adalah kebersamaan dalam berjuang untuk kepentingan perempuan di indonesia,”Ujar Tari Siwi Utami.
Acara Kongres VI KPPI ini di buka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Dalam keterangannya kepada awak media I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, Tentunya kan kita melihat kalau KPPI ini memang berasal dari lintas partai tentu komitmen dari pada teman-teman in, para perempuan Hebat ini kita ajak ikut bergerak, saya mempunyai harapan yang sangat besar sekali sinergi, kolaborasi itu adalah kunci untuk kita bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang masih terlihat di depan mata. Tadi juga saya sudah sampaikan sebenarnya ketika bicara masalah pemberdayaan perempuan juga perlindungan kepada anak-anak ini perlu menjadi PR kita bersama dan tentu untuk menyelesaikannya harus di bangun kekompakan sinergi dan Kolaborasi. Salah satu kuncinya Siapapun yang terpilih makanya kita support, memotivasi dan mendukung satu sama lain karena tentunya KPPI adalah Wadah dari beragam partai tentu kalau nanti apakah melalui Ketum atau Presidium nantinya harus di support bahwa kita sudah lebur menjadi satu untuk kepentingan bangsa yang kita cintai terutama pemberdayaan perempuan-perempuan di seluruh Indonesia,”Ujar Bintang Darmawati.

Ketua Umum KPPI Dra. Dwi Septiawati Djafar M.Pd menuturkan Dengan Tema ini kami berharap Perempuan bisa membangun kualitas diri menjadi seorang pemimpin yang transformatif yang menginspirasi, memotivasi menumbuh kembangkan kemudian bisa mewarisi kebaikan-kebaikan tentu saja melakukan Sinergitas dan Kolaborasi karena kita berharap ketika perempuan menjadi pemimpin dan kemudian membangun kepemimpinan Transpormatif maka kita bisa menghadirkan sebuah situasi yang kondusif bagi kemajuan perempuan politik.
Pada hari ini Perempuan Politik masih banyak mengalami problem untuk bisa maju baik secara regulasi UU pemilu itu batal untuk di revisi walaupun kami berjuang untuk bisa dilakukan revisi terbatas terkait penguatan kebijakan aspirmasi, kemudian kita juga masih menghadapi tantangan dalam penempatan perempuan di masing-masing pimpinan parpol. Kita juga masih mengalami hambatan dalam membuat perempuan itu memiliki kemampuan untuk membangun basis sosial yang nanti bisa di realisasikan jadi basis politik. Sebenarnya Kami KPPI dari Visi dan Misi kita mencoba untuk menjadikan KPPI sebagai pelopor gerakan perempuan politik yang berkontribusi pada pemenuhan perlindungan dan kemajuan hak-hak politik perempuan, Kita berbicara bukan hak-hak politik sehingga memang konsentrasi kita adalah bagaimana mendorong regulasi terkait dengan keterwakilan perempuan atau representasi, meskipun tidak menutup peluang bagi KPPI juga untuk mendorong di lakukan kajian-kajian dan advokasi terhadap UU yang lain. Tapi supaya jangan terdistrac KPPI fokus tapi tidak menutup peluang dan dukungan kepada hal-hal yang misalnya antara lain meminimalisir dan menghentikan angka kejahatan seksual terjadi pada anak-anak dan perempuan, tentu saja ini memprihatinkan dan saya pikir di tataran akar rumput, implementasi di lapangan perempuan politik ya harus siap, Jadi kita tidak hanya berbicara mendorong regulasinya tapi bagaimana secara implementasi perempuan juga siap menjadi pendamping korban, memberikan dukungan, advokasi bahkan kalau perlu juga membangun misalnya rumah singgah ini kan bentuk konkrit ya, kalau itu di lakukan itu juga akan jadi basis sosial juga untuk perempuan jadi saya lebih mendorong agar perempuan itu tidak hanya bicara mendorong regulasinya tapi juga tunjukkan bahwa keberpihakan itu juga terjadi di tataran implementatif di lapangan,”Tutur Dwi Septiawati Djafar.
Ketua Panitia Athea Sarastiani yang juga sebagai Plt Sekretaris Jendral DPP KPPI kepada media mengatakan Alhamdulillah hari kita sudah membuka Kongres VI KPPI di jakarta setelah periode 2016 – 2021 sehingga menjadi kewajiban pengurus untuk mengadakan Kongres. Pemilihan mudah-mudahan kita berharap mengedepankan martabat perempuan, visi dan misi kebersamaan perempuan dan mengesampingkan ego sehingga apa-apa yang perempuan cita-citakan itu bisa terbentuk dengan kualitas. 31 Propinsi hadir pada hari ini, 3 propinsi melalui virtual. Doakan saja seluruh perempuan indonesia KPPI menghasilkan Ketua Umum yang mengedepankan Visi dan Misi nya dan mengesampingkan ego masing-masing,”Pungkas Athea Sarastiani

(May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 9998000471

article 9998000472

article 9998000473

article 9998000474

article 9998000475

article 9998000476

article 9998000477

article 9998000478

article 9998000479

article 9998000480

article 9998000481

article 9998000482

article 9998000483

article 9998000484

article 9998000485

article 9998000486

article 9998000487

article 9998000488

article 9998000489

article 9998000490

article 9998000491

article 9998000492

article 9998000493

article 9998000494

article 9998000495

article 9998000496

article 9998000497

article 9998000498

article 9998000499

article 9998000500

article 9998000501

article 9998000502

article 9998000503

article 9998000504

article 9998000505

article 9998000506

article 9998000507

article 9998000508

article 9998000509

article 9998000510

article 9998000511

article 9998000512

article 9998000513

article 9998000514

article 9998000515

article 9998000516

article 9998000517

article 9998000518

article 9998000519

article 9998000520

article 9998000521

article 9998000522

article 9998000523

article 9998000524

article 9998000525

article 9998000526

article 9998000527

article 9998000528

article 9998000529

article 9998000530

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

article 838000481

article 838000482

article 838000483

article 838000484

article 838000485

article 838000486

article 838000487

article 838000488

article 838000489

article 838000490

article 838000491

article 838000492

article 838000493

article 838000494

article 838000495

article 838000496

article 838000497

article 5500226

article 5500227

article 5500228

article 5500229

article 5500230

article 5500231

article 5500232

article 5500233

article 5500234

article 5500235

article 5500236

article 5500237

article 5500238

article 5500239

article 5500240

article 5500241

article 5500242

article 5500243

article 5500244

article 5500245

article 5500246

article 5500247

article 5500248

article 5500249

article 5500250

article 5500251

article 5500252

article 5500253

article 5500254

article 5500255

article 5500256

article 5500257

article 5500258

article 5500259

article 5500260

article 5500261

article 5500262

article 5500263

article 5500264

article 5500265

article 5500266

article 5500267

article 5500268

article 5500269

article 5500270

article 5500271

article 5500272

article 5500273

article 5500274

article 5500275

article 5500276

article 5500277

article 5500278

article 5500279

article 5500280

article 5500281

article 5500282

article 5500283

article 5500284

article 5500285

article 2000256

article 2000257

article 2000258

article 2000259

article 2000260

article 2000261

article 2000262

article 2000263

article 2000264

article 2000265

article 2000266

article 2000267

article 2000268

article 2000269

article 2000270

article 2000271

article 2000272

article 2000273

article 2000274

article 2000275

article 2000276

article 2000277

article 2000278

article 2000279

article 2000280

article 2000281

article 2000282

article 2000283

article 2000284

article 2000285

article 2000286

article 2000287

article 2000288

article 2000289

article 2000290

article 2000291

article 2000292

article 2000293

article 2000294

article 2000295

article 2990356

article 2990357

article 2990358

article 2990359

article 2990360

article 2990361

article 2990362

article 2990363

article 2990364

article 2990365

article 2990366

article 2990367

article 2990368

article 2990369

article 2990370

article 2990371

article 2990372

article 2990373

article 2990374

article 2990375

article 2990376

article 2990377

article 2990378

article 2990379

article 2990380

article 2990381

article 2990382

article 2990383

article 2990384

article 2990385

article 2990386

article 2990387

article 2990388

article 2990389

article 2990390

article 2990391

article 2990392

article 2990393

article 2990394

article 2990395

article 2990396

article 2990397

article 2990398

article 2990399

article 2990400

article 2990401

article 2990402

article 2990403

article 2990404

article 2990405

article 2990406

article 2990407

article 2990408

article 2990409

article 2990410

article 2990411

article 2990412

article 2990413

article 2990414

article 2990415

article 2990416

article 2990417

article 2990418

article 2990419

article 2990420

article 2990421

article 2990422

article 2990423

article 2990424

article 2990425

article 2990426

article 2990427

article 2990428

article 2990429

article 2990430

article 2990431

article 2990432

article 2990433

article 2990434

article 2990435

article 2990436

article 2990437

article 2990438

article 2990439

article 2990440

article 2990441

article 2990442

article 2990443

article 2990444

article 2990445

article 2990446

article 2990447

article 2990448

article 2990449

article 2990450

article 2990451

article 2990452

article 2990453

article 2990454

article 2990455

article 10000286

article 10000287

article 10000288

article 10000289

article 10000290

article 10000291

article 10000292

article 10000293

article 10000294

article 10000295

article 10000296

article 10000297

article 10000298

article 10000299

article 10000300

article 10000301

article 10000302

article 10000303

article 10000304

article 10000305

article 10000306

article 10000307

article 10000308

article 10000309

article 10000310

article 10000311

article 10000312

article 10000313

article 10000314

article 10000315

article 0000331

article 0000332

article 0000333

article 0000334

article 0000335

article 0000336

article 0000337

article 0000338

article 0000339

article 0000340

article 0000341

article 0000342

article 0000343

article 0000344

article 0000345

article 0000346

article 0000347

article 0000348

article 0000349

article 0000350

article 0000351

article 0000352

article 0000353

article 0000354

article 0000355

article 0000356

article 0000357

article 0000358

article 0000359

article 0000360

article 0000361

article 0000362

article 0000363

article 0000364

article 0000365

article 0000366

article 0000367

article 0000368

article 0000369

article 0000370

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 0000376

article 0000377

article 0000378

article 0000379

article 0000380

article 0000381

article 0000382

article 0000383

article 0000384

article 0000385

article 0000386

article 0000387

article 0000388

article 0000389

article 0000390

news-1701