Indonet7.com Jakarta 4 November 2021 -PT BUDI STARCH & SWEETENER Tbk
(Member of Sungai Budi Group) FULLY INTEGRATED CASSAVA BASED INDUSTRY adakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Publik Expose (PE) di Hotel Westin Jakarta Pusat.
1. Penjualan konsolidasi selama Januari – Juni 2 dibandingkan dengan periode yang sama ta terutama disebabkan oleh hasil panen singkong di tahun 2020, sehingga kuantitas penjualan tepung kontribusi bagi peningkatan penjualan.
2. Adanya permintaan yang tinggi dari pasar ekspor memberikan kontribusi pada peningkatan penjualan ekspor sebesar 1.130,76%, yaitu dari sebesar Rp 35,25 miliar pada periode Januari — Juni 2020 menjadi sebesar Rp 433,86 miliar pada periode yang sama tahun 2021.
Komposisi penjualan lokal dan ekspor adalah sebagai berikut :
Jan —Jun’21 Jan —Jun’20
Penjualan Lokal 75% 97%
Penjualan Ekspor 25% 3%
3. Margin laba kotor sampai dengan Juni 2021 yakni sebesar 13,10%, sedangkan periode yang sama tahun 2020 yakni sebesar 12,25%. Peningkatan margin laba kotor sebesar 0,85%. Seiring dengan hal tersebut, laba kotor mengalami peningkatan dari Rp 141,8 miliar sampai dengan Juni 2020 menjadi Rp 227,5 miliar periode yang sama tahun 2021 atau meningkat sebesar Rp 85,7 miliar.
4. Seiring dengan peningkatan laba kotor, maka laba usaha juga meningkat dari Rp 87,5 miliar Sampai dengan Juni 2020 menjadi Rp 125,1 miliar pada periode yang sama tahun 2021. Demikian halnya dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
meningkat dari Rp 13,4 miliar sampai dengan Juni 2020 menjadi Rp 46,2 miliar pada periode yang sama tahun 2021 atau meningkat 245%.
5. Komposisi penjualan per produk :
Produk 1H 2021 1H2020
Tepung Tapioka 74% 69%
Pemanis (Sweeteners) 21% 25%
Karung Plastik 4%
Lain-lain 1% 2%.
(May)