Jakarta,Indonet7.com-Pada tanggal 5 November 2020 di Whatsapp Group “Membangun Negeri” ada link berita yang isinya menuliskan PT Timah Merugi. Hal ini Arya Sinulingga mengkomentari link berita tersebut dengan kalimat ” Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama lima tahun pada rugi semua…… bikin pusing memang”.
Hal ini diutarakan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Sarmanto Tambunan kepada Lentera Indonesia baru – baru ini di Jakarta.
Dijelaskan Ketua LBB Pospera Sarmanto Tambunan, untuk itu capture pernyataan Whatsapp Group tersebut kemudian beredar luas. Untuk itu selanjutnya salah satu mantan Dewas Pengawas dari PENA 98 disalah satu Perum mencoba meminta klarifikasi dengan menanyakan hal pernyataan tersebut pada Arya Sinulingga. Untuk itu dimana Arya Sinulingga kemudian menyebut contoh salah satu yang merugi adalah Perum Damri.
Sambungnya lagi, pernyataan Arya Sinulingga menurut kami merupakan pernyataan yang tendensius, mengandung unsur kebencian, adu domba dan fitnah tanpa dasar yang bisa dibenarkan, tuturnya.
Ditambahkan Sarmanto, Pospera tidak memiliki Komisaris di PT Timah. Maka itu dengan demikian dimana Arya Sinulingga yang mengkaitkan kerugian PT Timah dengan keberadaan Komisaris dari Pospera adalah sesuatu yang tidak benar dan nyata berbentuk fitnah.
Perum Damri dari yang selama ini diketahui sebagai perusahaan yang bertugas untuk melayani banyak trayek perintis pada kenyataannya sejak tahun 2015 hingga 2019 sudah mendapatkan laba.
Maka itu berdasarkan fakta tersebut diatas maka pernyataan Arya Sinulingga merupakan pernyataan yang mengandung kebohongan dan fitnah, jelas Sarmanto Ketua LBH Pospera. (Frans Doli )