INDONET7.COM JAKARTA-Ketua Umum Daddy Palgunadi,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi, Salam Kasih Semesta.
Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.
Hari Lahir Pancasila 1 Juni hasil sebuah kontemplasi Ir Sukarno dari perjuangan rakyat agar terbebas dari penjajahan bangsa asing. Maka lahirlah moral perjuangan sebagai amanat leluhur dalam mendirikan negara. Dan hari ini Pancasila adalah falsafah dasar negara (grand norm).
Agar relevansi pancasila terus terjaga maka sebagai anak bangsa sudah menjadi kewajiban pancasila harus diimplementasikan, diamalkan dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Gema Perjuangan Maharani Nusantara sebagai ormas pendukung setia Mbak Puan Maharani segaris lurus dengan pendapatnya Mbak Puan, bagaimana prinsip internasionalisme atau perikemanusiaan ini yang dicetuskan Bung Karno agar nasionalisme Indonesia tidak menganut nasionalisme yang chauvinis, tetapi menjadi bangsa yang mewujudkan persaudaraan dunia.
“Sudah kewajiban GPMN setia pada kebhinekaan dan pancasila.” Kata Ketua Umum Dadi Palgunadi.
Oleh karena itu, sambung Dadi, gpmn dalam menentukan konsesi kepemimpinan nasional kedepan lebih memilih sosok wanita tangguh, syarat pengalaman, memiliki Gen pemimpin dengan silsilah/sanad yang jelas.
“Dan kami percaya bahwa kepemimpinan kedepan yang sudah jelas, Trade record, Jejak prestasi, Jejak keluarga, Jejak perjuangan. Hanya Mbak Puan.”cetus mantan aktivis 98 ini.
Hari ini, kawan-kawan DPW dan DPD2 Jawa Timur yang hadir dimakam Bung Karno bersama-sama di sini, adalah pejuang provinsi yang termaju dalam rangka sebuah cita-cita besar dan pekerjaan besar yang akan kita gemakan ke seluruh nusantara.
“Saya ucapkan banyak Terima Kasih terhadap Saudara-saudaraku para pejuang Rakyat dimanapun berada yang telah berkontribusi membesarkan organisasi bersama ini. Semua akan dicatat dalam lembaran sejarah organisasi. Tetap semangat, kobarkan api perjuangan rakyat, turun terus kebawah, sentuh dengan kasih kepada rakyat kecil. Merdeka.Merdeka.Merdeka.” ucap Dadi.
Ditambahkan Dadi. Mudah-mudahan, kita berdoa, semoga rahmat dan berkah dari TUHAN YME, memberikan kemudahan dan kelancaran kita dalam membangun Organisasi Masyarakat yang kita beri Gema Perjuangan Maharani Nusantara.
Sebagai penutup, Mengutip bahasa Ir Sukarno”
“Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan *KITA ADALAH PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT.”*
“Jika kita mempunyai keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu mewujudkannya.”
GPMN Jembatan Rakyat
Puan Maharani Melekat Dihati
Saiyeg saeka praya. Holopis Kuntul Baris.
Terima Kasih.
“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni.”tutup Dadi.
(MY)