INDONET7.COM JAKARTA 28 Maret 2022-Bertempat di Hotel Salak the Heritage Bogor diselenggarakan acara Musyawarah Nasional Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI).
Acara dihadiri oleh Ketua Umum APCASI Dikki Akhmar SSi,.MM dan Sekretaris Jenderal APCASI Deswan Hardjo Putra,Hawari Danil Ketua DPP dari Sumatera Utara dan sejumlah Pengurus dan Anggota APCASI.

Hawari Danil Ketua DPP dari Sumatera Utara saat ditemui awak media mengatakan ke depan untuk memajukan potensi cukup banyak cuman belum dikelola selama ini ,disebut infrastruktur Sumatera Utara dan Aceh cukup bagus utama logistik Karena disana ada parking pengangkutan semua dengan pola pengangkutan yang besar beda dengan Kalimantan pengangkutan mereka memakai kapal tronton besar sehingga akan lebih cepat kalau Sumatera Utara,Aceh juga support untuk ke Medan Jadi potensi cukup besar,”tutur Hawari.
Dengan adanya asosiasi ini akan lebih memajukan Apa yang perlu yang akan segera export dari pelabuhan Belawan ataupun Kuala Tanjung ke Negara Jepang dan Eropa, jumlah yang sangat besar 120000 ton,”pungkas Hawari.
Hawari menjelaskan bahwa harapannya ke depan,berharap Sumatera Utara dan Aceh ini akan berkembang karena potensi bagaimanapun kelapa sawit di Indonesia pertama masuk adalah di Sumatera Utara, zaman Belanda Sumatera Utara pertama, baru ke Riau, Sumatera Utara terutama dari Belanda zaman Belanda untuk pertama kali Indonesia masuk sawit adalah Sumatera Utara, dengan ada asosiasi ini akan lebih membantu terutama Aceh, potensi sawitnya beda besar sekali potensinya cuman akan kami coba untuk dari segi pelabuhannya juga diharap bisa mendukung sistem pengangkutan ke Jepang dan Eropa Kami punya target minimal 1 tahun 500.000 ton bisa keluar dari Sumatera Utara dan Aceh sangat memungkinkan, saya dari 2010 awal berdiri APCASI,,”tegas Hawari pernah menjabat sebagai ketua umum DPD Sumatera Barat ini.