INDONET7.COM JAKARTA-Selamat dan sukses atas peresmian Kantor Sekretariat DPP GKJI (Gerakan Karya Justitia Indonesia) (Periode Masa Bakti 2021-2026) di Jakarta Pusat 29 Maret 2022.
Acara dihadiri oleh Ketua Umum GKJI H.A.Bashar,SH,MH,Sekjen GKJI Marcia Wibisono SH,Bendahara GKJi Saibun MBA dan Pendiri GKJI Bapak Utoyo Usman,Bapak Bomer Pasaribu,Ibu Conny Wijaya,dan Ketua DPP Nusa Tenggara Barat (NTB) Erwin Hidayat SH.

Ketua Umum GKJI H.A.Bashar,SH,MH saat ditemui awak media mengatakan GKJI adalah berkumpulnya para pengacara hebat yang akan berkontribusi untuk bangsa ini saya kira kita langsung memberikan kepada republik ini suatu yang Baik bahwa saya dari besarnya organisasi ini sendiri adalah bernama gerakan karya Justitia Indonesia, organisasi ini lahir pada tanggal 10 November 1985 bersamaan dengan hari pahlawan, organisasi ini juga mempunyai 5 pilar pilar pertama pembangunan bangsa intoleransi itu dijabat oleh seorang polisi dan TNI kemudian pilar kedua bidang hukum dan HAM itu dijabat oleh Doktor Pieter Manopo ahli hukum dari UI beliau fokus ke aplikasi berbasis riset Terus bidang ketiga yaitu bidang ekonomi itu dijabat oleh seorang pengusaha sukses, kemudian pilar keempat di bidang pendidikan penjabat oleh ibu Hajah Desa beliau dosen juga ahli di bidang hukum perdata, pilar kelima itu lingkungan hidup jabat oleh saudara Tommy dan kami juga dibantu oleh Seorang Sekjen Ibu Marcia Wibisono beliau adalah advokat yang terkenal juga ,”tutur Bhasar.
bendahara umum Saibun,beliau seorang pengusaha punya 3 pabrik di Jakarta dan Surabaya jadi saya sampaikan ini adalah organisasi yang sudah lama dan punya sejarah,”ucap Bashar.
Bashar menambahkan Kami hadir untuk membantu masyarakat atau rakyat Indonesia karena saya melihat bahwa sebenarnya kita yang ada di NKRI ini negara kesatuan republik ada bonus demografi tapi pada kenyataannya kita tidak nikmati Karena yang namanya negara mempunyai bonus demografi
mendapatkan sesuatu yang bisa membawa rakyatnya untuk hidup makmur atau Sejahtera ,”Jelas Bashar.
Bashar melanjutkan lagi
sekarang sedikit canggih dengan teknologi dengan segala macam
dengan perubahan.Dalam hukum Islam terjadi GKJI ini sebenarnya didalamnya itu terdiri kata justicia yang artinya adalah adil dan sejahtera jadi mendorong untuk Keadilan Sejahtera semangat itu yang kita usung,”pungkas Bashar.
Saat ini bahwa ada banyak persoalan dalam penegakan hukum di Indonesia terbukti secara kasat mata termasuk hukum-hukum demokrasi kita saat ini makanya dekade hadir mungkin dengan pusat bantuan hukum yang akan mendorong nanti sudah dengar apa yang disampaikan kalau mau dikatakan pendiri atau ketua dewan pendiri GKJI menteri kehakiman ujarnya.
Perbedaan anatar suku,agama,ras itu satu dibungkus dengan persatuan dan kesatuan yang termasuk di Sila ke-3 dari Pancasila dan kami selalu akan menjaga keutuhan NKRI tersebut,”papar Bashar.
Bashar tambahkan saya selalu menekankan di setiap kesempatan rapat atau dialog sama teman-teman bahwa kita ini satu rumah satu, rumah kecil satu yang kena cubit semua merasa sakitnya,”tegas Bashar.
Bashar menyatakan berharap Ke depan hukum itu betul-betul menjadi Panglima di Republik kita tercinta Ini karena hukum itu bisa ditegakkan atau bisa ditaati oleh oleh rakyat ,”pungkas Bashar.
(MY)