
Jakarta,26 Februari 2018–Siswa Bina Maritim yang bernama Baltasal SH Koten yang masih berumur 17 tahun.Pelajar SMK Bina yang ikut PKL sudah 6 bulan lamanya tak kunjung balik pelajar SMK Bina Maritim Nusa Tenggara Timur.
Orang tua siswa Valentinus mamukoten mengatakan sejauh ini pihak keluarga tidak mendapat kepastian dari pihak perusahaan sebagai pemilik Kapal dengan nama lambung kapal Harapan sejahtera.
“Sampai saat ini kami belum mendapatkan kepastian tentang keberadaan kapal dimana anak kami sedang melakukan PKL disitu , apakah kapal itu tenggelam atau karam bahkan di bajak”, ungkap kepada awak media Di Jakarta.
Informasi yang dimiliki Pihak keluarga dan sekolah Kapal terakhir berangkat dari gersik dengan tujuan ke Kalimantan dengan membawa barang seperti gabus Dan Lain lain.
Tidak hanya dari pihak Orang Siswa, ketua yayasan SMK Bina Maritim juga menyampaikan bahwa selaku pihak yayasan juga ikut bertanggung jawab atas kehilangan Siswa.
“Kami selaku Yayasan tidak bisa berdiam diri bagaimanapun siswa itu sebagai anak Kami dan Kami ikut merasakan apa yang sedang di rasakan Orang Tua Siswa”,jelas Emil Da Cunha selaku ketua Yayasan.(yanti)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya