Jakarta,Indonet7.com, “Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda seknas jokowi DKI jakarta berkerja sama denga BNN Dki jakarta menggelar seminar sehari dengan Tema:Membina Remaja Berarti Mempersiapkan Masa Depan Bangsa”Siap Jakarta,Kader Relawan Remaja Pencegahan Narkoba,Kekerasan & Pergaulan Bebas,Dengan pembicara narasumber dan para motivator diantaranya :Monisyah Ketua Seknas Jokowi DKI Jakarta:H.Hasan Basri Anggota DPRD DKI Komisi E.Sebagai Narasumber:Nova Rumondor Sebagai Motivator:Daeng Rijal ketum FKPBM Sebagai Motivator:Nur Hasanudin Tokoh Muda Jakarta Sebagai Narasumber:Agus Tono Pembina Siap Jakarta Sebagai Narasumber:dengan di hadiri para undangan dan para peserta terdiri dari para tokoh-tokoh masyarakat dan dari para pelajar Se-Jakarta Utara Seminar Sehari Bertempat di Balai Yos Sudarso pada hari Minggu 29 Oktober 2017.
Para peserta sebanyak 200 Orang para pelajar SMA dari berbagai jurusan Se-jakarta Utara Para pelajar mengatakan Siap jakarta untuk mensosilasikan sampai ke tingkat RT/RW.Sedangkan ketua Panitia Andri Bolang Seminar ini Untuk membina para pelajar agar tidak terjurumus ke Narkoba dan pergaulan Bebas Ucap nya.
“Kita melihat negara ini darurat narkoba,bangsa ini lagi gencar-gencarnya ada di sekolah.Adanya pil yang beredar anak bisa gila,bukan hanya remaja yang kena tapi para pejabat yang kena.Akhirnya kita antisipasi dari pelajar-pelajar SMA,karena mereka akan menjadi pemimpin yang betul-betul bangsa ini maju.Intinya sudah masuk kerana memakai narkoba otomatis otaknya terganggu,uang habis dan bangsa ini mau dibawah kemana.”ujar Andre Bolang selaku ketua panitia.
Oleh sebab itu andre Bolang,Agustono dan Seknas Jokowi mempunyai program bukan hanya sampai di sini saja tapi ini akan berlangjut membina kerja sama dengan berbagai istansi pemerintah dan elemen dimana saja untuk membina kemajuan bangsa indonesia lebih baik ke depannya lebih bagus.
Kami akan main di seluruh nasional,DKI bahkan ke tingkat RT.Siap Jakarta ini kita akan main dari pelajar karena pelajar kalau hanya dibilang dari orang tua atau guru sendiri itu masuk kuping kiri keluar kuping kanan,tetapi kalau pelajar dengan pelajar dia akan lebih menangapi nasehat-nasehat kawannya.Karena orang tua otomatis mempunyai waktu terbatas pelajar lebih banyak bersama kawan-kawannya di sekolah.Oleh sebab itu Pak Agus sebagai pembina siap Jakarta membentuk relawan-relawan itu bukan hanya di tingkat sekolah saja tetapi sampai di tingkat RT dan RW.
“Tahun 2015 kita sudah sosialisasi di berbagai wilayah,dari sisi keanggotaan kita baru menrekrut jakarta utara.Mungkin tahun depan kita akan menjangkau sekolah-sekolah dan warga.Posko-posko dan lokasi sudah ada di 6 wilayah di DKI Jakarta.” ujar Agustono dari Siap Jakarta.(supri)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya

