Home / Berita dalam peristiwa / Milad 72 Tahun GPII & Launching Harsono Tjokroaminoto Sebagai Pahlawan Nasional

Milad 72 Tahun GPII & Launching Harsono Tjokroaminoto Sebagai Pahlawan Nasional

Indonet7.com

Milad (ultah) GPII ke 72 Tahun sekaligus ‘lounching’ usulan Harsono Cokroaminoto ketua umum PP GPII Pertama sebagai “Pahlawan Nasional” atas perjuangan dan jasa-jasanya bagi “Republik”sejak zaman pra kemerdekaan.

Jakarta,2 Oktober 2017- Pada hari ini, kami Kader Ummat dan Bangsa melaksanakan Refleski perjalanan wadah bergerak kami yang 72 tahun. organisasi yang didirikan oleh beberapa tokoh yang datang dari beberapa ormas islam ini dimaksudkan sebagai medium kaderisasi politik pemuda guna mengisi kemerdekaan republik Indonesia dengan nilai nilai luhur dalam islam.

Di antara para tokoh yang kami maksud adalah Wahid Hasyim, Moh. Natsir, Anwar Tjokroaminoto, Harsono Tjokroaminoto, Anwar Harjono, Karim Halim, Ahmad Buchari, Djanamr Adjam, Sjadeli Muchsin, Adnan Sjahmi, Masmimar, Sjarwani, Anton Timur Jaelani, Moefrani Mokmin dan lain lain.

Untuk memperingati dan lebih menginternalisasi semangat pendirian Organisasi ini. untuk itulah kami Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) memperingatinya dengan mengambil tema “Membangun Sinergi Untuk Indonesia Islam Yes NKRI Yes”. Dan di dalam kesempatan yang berharga ini, kami ingin mengusulkan salah satu kader terbaik ummat dan bangsa ini, Senior kami untuk menjadi salah satu Pahlawan Nasional.

Berikut Profil Singkat Harsono Tjokroaminoto, Ketua Umum Pertama Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII).

Latar Belakang Keluarga
Harsono Tjokroaminoto lahir di Madiun, 24 April 1912. Adalah ketua umum pertama Pucuk Pimpinan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII). Seorang pejuang dan tokoh politik Indonesia yang berhaluan nonkooperatif dengan Belanda. Putra Haji Omar Said Tjokrominoto. Tokoh besar yang menjadi Guru Soekarno, Semaoen, Alimin, Muso, Soekarno, Kartosuwiryo, bahkan Tan Malaka.

Harsono adalah anak Ketiga dari lima bersaudara Dua kakanya adalah Netty Utari dan Anwar Tjokcroaminoto. Dan dua adiknya bemama Siti Islamiah dan Suyud Achmad Tjokroaminoto.

Harsono mengenyam pendidikan umum di ELS dan MULO. Selain sekolah umum yang disiapkan oleh Belanda, Harsono muda juga sangat tekun menuntut ilmu agama, dengan mendatangi pesantren pesantren. Sekolahnya berpindah pindah, dari Surabaya Jawatimur, Jawa Tengah Jawa Barat dan Jakarta. Berbekal pendidkan umum dan pesantren ini dan ditambah bimbingan sang Ayah kemudian membentuk kepribadiannya yang sangat kental dengan nasionalisme dan islamisme. Nasialisme dan lslamisme digabungkan olehnya dan dipeijuangkan melalui Organisasi kepemudaan yang didirikan dan dipimpin olehnya yaitu Gerakan Pemuda islam Indonesia (GPII) dan juga Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII).

Perjuangan dan Karlr Politik

Sejak revolusi meletus kemudian proklamasi l7 Agustus 1945. didalam kalangan pemimpin Masyumi pads waktu itu timbul hasrat untuk mangadakan suatu ikatan dari pemuda Islam yang bersifat militan, gerakan pemuda yang mempunyai semangat jihad untuk kemerdeknan agama, bangsa dan tanah air. Dan yang sangat besar sekali memberikan dorongannya kearah pembentukan organisasi tersebut ialah M. Natsir, KH.A. Wahid Hasjim, dan Anwar Tjokroaminoto. Perpaduan pemikiran ketiga pemimpin berputar pada tiga pokok tujuan, yang harus terdapat pada organisasi pemuda Islam Indonesia yang dicita-citakan, yaitu pertama meliputi revolusi, kedua harus dapat menciptakan kader-kader dan bibit pemimpin politik dari perjuangan ummat, dan ketiga harus merupakan suatu lapangan perjuangan yang dapat mempertemukan pemuda-pemuda yang berpendidikan sekolah umum.

Ketika semakin banyak pemuda Jakarta yang bergabung dengan markas penjuangan Kramat Raya l9, terpikir oleh beberapa orang untuk mengganti nama dan mengubah struktur organisasi PP STI supaya dapat menampung dan menjadi wadah perjuangan pemuda Islam. Dalam salah satu rapat anggota STI yang dipimpin oleh Suroto Kunto, yang dihadiri mahasiswa Sekolah Tinggi Islam, pemuda-pemuda Islam di Jakarta, seperti Anwar Haljono, Karim Halim, Ahmad Buchari, Djanamr Adjam, Sjadeli Muchsin, Adnan Sjahmi, Masmimar, Sjarwani, dan para pemuka Islam yang dapat dicapai ketika itu, disepakati perubahan nama PP STI, pembuatan anggaran dasar, dan memilih pengurus baru termasuk orang-orang di luar STI yang bersimpati kepada perjuangan pemuda Islam.

Akhimya organisasi baru itu bemama Gerakan, maka jelaslah bahwa sifatnya akan selalu bergerak, menuju kearah perbaikan dan kemajuan sesuai sifat pemuda, dinamis, lincah, cekatan, siap berkorban, tidak selalu lamban. Kata-kata pemuda dipakai, karena wadah baru itu memang diperuntukan para pemuda, bunga bangsa.

Kata-kata Islam dipakai, karena tekanan memang diletakkan pada kata-kata itu, memberi identitas khusus kepada segenap anggotanya, bahwa mereka adalah pemuda Islam, yang berjuang dengan azas dan dasar ke-Islam-an, dalam mencari ridho Allah dan ikut mempertahankan Negara Republik Indonesia.

Untuk Iebih memberi penegasan lagi, bahwa pemuda Islam yang bergerak itu memang pemuda Islam di Indonesia, maka nama Indonesia pun harus dibubuhkan dibelakangnya, sehingga wadah baru itu nama lengkapnya adalah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (G.P.I.I).

Pada waktu itu menjelang sore hari 16.30 wib tanggal 2 Oktober 1945 diresmikan di Balai Muslimin dengan ketua terpilih adalah Harsono Tjokroaminoto seorang tokoh pemuda, Moefraini Moekmin, shodancho yang melatih kemiliteran para mahasiswa STI, A. Karim Halim, pemuda lulusan AMS. Dengan tujuan pertama mempertahankan Negara Republik Indonesia, dan kedua mensyiarkan agama Islam. Dan Harsono Tjokroaminoto untuk pertama kali memimpin Organisasi itu.

Pada masa revolusi fisik, anak kedua dari pahlawan nasional Oemar Said Tjokroaminoto dan adik dari Siti Octari, istri pertama Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno ini duduk sebagai penasehat pribadi Panglima Besar Soedirman dan ikut bergerilya bersamanya.

Kemudian menjadi anggota dalam Panitia RIS RI untuk mengembalikan bentuk Negara Kesatuan RI, memimpin goodwill mission Indonesia ke negara-negara Islam dan menjadi presiden Kongres Pemuda Islam se-Dunia. Pada tahun 1972-1975 ia ditunjuk menjadi duta besar RI untuk Swiss. Dan pada tahun 1976-1978 ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung RI.

Selain itu Harsono merupakan Menteri Negara Bidang Penyempurnaan dan Pembersihan Aparatur Negara di Indonesia. Di zaman Belanda ia pernah berkarier sebagai guru Kweekschool PSII dan pengawas sekolah wilayah PSII Sulawesi Utara. Ia membantu dan memimpin berbagai surat kabar dan majalah yang berhaluan Islam politik, pengarang beberapa brosur, terutama yang bercorak politik dan ke-Islam-an. Di zaman Jepang beberapa waktu bekerja pada Domei Jakarta, dan pernah pula meringkuk dalam sekapan Kempetai, karena ikut dalam gerakan pemuda Indonesia yang hendak merobohkan pemerintahan Jepang. Pada tahun 1946, ia menjabat sebagai wakil Menteri Negara dalam Kabinet Natsir; dan pada tahun 1955, ia menjabat sebagai wakil Perdana Menteri dalam Kabinet Burhanuddin Harahap.

Demikian penjelasan singkat tentang Milad 72 Tahun dan Launching Pahlawan Nasional ini semoga dapat dipahami dan mendapat dukungan dari semua pihak terutama pemerintah.

About admin

Check Also

Pukul Bedug Melestarikan Budaya Betawi dan tidak Akan Punah Oleh Waktu

Bekasi Kota -Kebersamaan, dan religius yang sangat kuat. Tradisi ini biasanya dilakukan saat bulan Ramadan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

article 788000016

article 788000017

article 788000018

article 788000019

article 788000020

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000026

article 788000027

article 788000028

article 788000029

article 788000030

news-1701
if (function_exists('rns_reactions')) { rns_reactions(); }