KONFERENSI PERS KSPI,”Buruknya Implentasi Jaminan Kesehatan Nasional”

Indonet7.com

Jakarta,18 September 2017-Kematian bayi Debora yang tidak mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit menghentak perhatian publik. KSPI menilai hal ini merupakan potret dari buruknya implementasi Jaminan Kesehatan Nasional.

Iswan Abdullah direktur eksekutif jamkeswatch sayap organisasi KSPI bidang kesehatan bisa juga adalah salah satu wakil presiden KSPI dan juga wakil ketua umum dewan pengupahan nasional yang kemudian yang paling ujung adalah Sunarto ketua relawan jam casual Tangerang Raya kemudian, Idris Idham wakil presiden KSPI bidang jaminan sosial dan juga ketua umum federasi siap bekerja farmasi kesehatan dan juga masih bekerja di rumah sakit Islam Pondok Kopi kemudian paling ujung adalah Endi relawan jamkesos dari Bekasi Raya.

Aksi Long March jalan kaki jadi atau jalan kaki dari Surabaya ke Jakarta Istana Presiden ditempuh kurang lebih 36 sampai 50 hari sebelum saya menyampaikan hal tersebut diijinkan kami dari KSPI dengan seluruh Indonesia mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seperti dini hari sehingga mengakibatkan kerusakan kantor YLBH dan LBH Jakarta kecam kekerasan yang dipakai dalam menyikapi perbedaan pandangan kami percaya YLBH maupun LBH Jakarta bukan tempat untuk menghidupkan kembali paham paham komunis Indonesia kali percaya itu karena KSPI fspmi dan Buruh Indonesia sudah sering bekerjasama dengan LBH.

Jakarta dalam menangani kasus kasus Ketenagakerjaan kasus-kasus perburuan maupun rakyat karena itu sekali lagi karena mengecam tindakan kekerasan yang terjadi tidak ada lagi kekerasan di manapun dalam menyikapi perbedaan tentang paham komunis sudah jelas TAP MPR belum dicabut tentang pelarangan paham komunis di Indonesia.Presiden joko Widodo pernah mengatakan Kamu paham komunis Indonesia maka akan dilarang dan bahkan ditangkap karena bertentangan dengan Tap MPR yang melarang paham. Sebagaimana dijelaskan pada hari ini kita akan memberikan keterangan pers berkenaan dengan jalan kaki yang akan dilakukan oleh satu orang sebenarnya kan jalan kaki satu orang ini namanya adalah adek Lukman atau lebih dikenal dengan berjalan sampai dengan ini adalah salah seorang pengurus jaminan kesehatan pelayanan kesehatan federasi Serikat Pekerja metal Indonesia atau KSPI konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dengan jalan kaki menyikapi sikap pemerintah terhadap kasus bayi demokrasi jual tetap bawah ini bukan kematian bagi demokrasi tulang kami sebelumnya berulang kali sebelum kami percaya sekali kasus kematian bayi Depok akan terulang kembali dalam melaksanakan perintah undang-undang undang-undang sjsn nomor 24 tahun 45 nomor 24 tahun 2011 maka akan terulang kembali kejadian kematian bayi Debora atau siapa saja atau terkenal Orang miskin dilarang sakit itu yang kemudian mati meninggal dunia dalam pelayanan rumah sakit terutama Rumah Sakit Swasta tapi catatan kaki di rumah sakit swasta penolakan penolakan itu terjadi rumah sakit pemerintah tidak ada lagi tidak ada di tempat tidur itu banyak basa-basi daripada pemerintah sudah tahu persoalannya adalah mereka pemerintah tidak menjalankan perintah undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial atau BPJS tidak menjalankan undang-undang tentang kesehatan yaitu perintahnya anggaran kesehatan adalah 5% dari APBN tentang kesehatan kesehatan adalah 5%.

Untuk menyerukan agar tidak ada lagi Debora-Debora yang lain, aktivis KSPI akan melakukan aksi jalan kaki dari Surabaya – Jakarta yang dimulai pada hari Selasa tanggal 19 September 2017, dengan waktu tempuh antara 36 – 50 hari.Untuk memberikan penjelasan kepada publik terkait aksi jalan kaki Surabaya – Jakarta ini. Konferensi Pers ini akan dihadiri Presiden KSPI, Said Iqbal dan pimpinan serikat buruh yang lain.

Selain terkait longmarch, hal lain yang akan disampaikan adalah:
Aksi longmarch jalan kaki kami dari kspi mengencam yang terjadi semalam di kantor LBH Jakarta.
Adek Lukman akan berjalan kaki dari Surabaya ke Jakarta dia seorang anggota Keswar,akan jalan kaki menyingkapi kasus bayi debora.Kasus bayi debora akan terulang kembali dan undang-undang No 40 dan UU BPJS No 24 2011.

Mendesak Pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap RS Mitra Keluarga Kalideres.
RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, terancam berbagai hukuman karenamengesampingkan pelayanan kondisi kegawatan terhadap bayi Tiara Debora Simanjorang. Dinas Kesehatan DKI Jakarta tengahmempertimbangkan sanksi yang tepat dan polisi terus melakukan penyelidikan.

Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI), RS Mitra Keluarga Kalideres harus menghadapi sanksi administrasi dan proses hukum atas kematian bayi Debora. Kepolisian bisa menjerat rumah sakit itu dengan berbagai perundangan. Sudah ada korban jiwa, maka langkah pidana harus berjalan.Polisi bisa menggunakan UU Kesehatan, UU Rumah Sakit, dan KUHP, pasalnya jadi berlapis, UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 32 menyebutkan kewajiban pelayanan, penyelamatan nyawa, dan pencegahan kecacatan. Larangan menolak pasien dan meminta uang muka juga diatur dalam ayat kedua.

Sosial sosial nasional kalkulasi dari penerima bantuan iuran yang dibayar oleh pemerintah PP itu dibayar oleh pemerintah melalui APBN maupun yang dibayar oleh Mandiri peserta Mandiri ataupun peserta pekerjaan swasta yang dibayar 4% oleh pengusaha 1% oleh pekerja itu tidak harga keekonomian untuk menjalankan program jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan 7 Prilly summer Paradise pendapat pendekatannya adalah pendekatan keuangan definisi 873 atur atur rumah sakit cosplay mitra Kalideres menolak Rumah Sakit Swasta tidak mau menjadi defisit 7 triliun setiap tahun. Provider penyedia kemudian defisit setiap tahun pemerintah 6,7 triliun.Rumah sakit pemerintah ini laporan dari pengelolaan rumah sakit swasta yang bisa dijelaskan oleh oleh siapa direktur pelayanan BPJS Kesehatan bahwa nggak ada masalah dan sakit tipe C dan tipe begitupun masuknya akan dijelaskan rumah sakit pemerintah itu mengambil semua disubsidi Fasilitas Kesehatan.

BPJS maupun swasta itu ngambil semua sedangkan Rumah Sakit Swasta tipe obat tidak disubsidi biografi rumah Sakit negeri di rumah sakit rumah sakit swasta burung empat tentang minimnya kangaroo perintah undang-undang Kesehatan Nomor tiga empat lima persen dari 5% dari APBN 100 triliun sudah mencukupi harga ekonomi BPJS juga mungkin subsidi obat di rumah sakit pemerintah di subsidi alat kesehatan di rumah sakit pemerintah sebagai beranggapan bahwa APBN adalah 2000 triliun lebih BPJS PC.
Undang-undang maka tidak akan lagi terjadi tentang anggaran kenapa anggaran gak mau dia tidak menjalankan perintah undang-undang perlu dicatat oleh karena itu tidak ada asas gotong royong undang-undang. BPJS itu mengamanatkan asas gotong royong yang kaya membantu yang miskin yang sehat membantu yang sakit biayanya sehingga menjadi timbal balik. Mendesak agar seluruh klinik dan rumah sakit diwajibkan menjadi provider BPJS Kesehatan, tanpa terkecuali.Tingkatkan anggaran biaya jaminan kesehatan melalui APBN.

Keputusan bersama pemerintah bahwa 2019 itu sudah seluruh rakyat Indonesia 247 juta orang lebih itu wajib ikut BPJS, ini adalah jaminan sosial wajib mandatory social security apa sosial setiap hari jadi bukan bukan salah menteri faktanya hari ini 8 unit Anisa dia umumkan ketemu kita juga sampaikan Pak Fahmi Idris dirut BPJS berapa juta orang rakyat Indonesia belum penyebab itu kenapa pemerintah 80 juta rumah sakit swasta tertulis tidak mungkin mustahil kita ditolak suruh nunggu berapa kabupaten Rumah Sakit tanpa media ingatkan konsepnya setiap Kabupaten pastikan 80 juta penduduk Indonesia yang belum mempunyai program jaminan kesehatan menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh negara bilamana mereka tidak mampu membayar.80 juta belum jadi peserta BPJS,jadi pasti ada lagi kematian debora lagi. Hapuskan sistem INA CBGs yang menyebabkan antrian pelayanan dan biaya murah sehingga menurunkNasional”tas pelayanan klinik dan rumah sakit.(dede)

Said Iqba(lPresiden KSPI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000301

article 0000302

article 0000303

article 0000304

article 0000305

article 0000306

article 0000307

article 0000308

article 0000309

article 0000310

article 0000311

article 0000312

article 0000313

article 0000314

article 0000315

article 0000316

article 0000317

article 0000318

article 0000319

article 0000320

article 0000321

article 0000322

article 0000323

article 0000324

article 0000325

article 0000326

article 0000327

article 0000328

article 0000329

article 0000330

article 0000331

article 0000332

article 0000333

article 0000334

article 0000335

article 0000336

article 0000337

article 0000338

article 0000339

article 0000340

article 0000341

article 0000342

article 0000343

article 0000344

article 0000345

article 0000346

article 0000347

article 0000348

article 0000349

article 0000350

article 0000351

article 0000352

article 0000353

article 0000354

article 0000355

article 0000356

article 0000357

article 0000358

article 0000359

article 0000360

article 0000361

article 0000362

article 0000363

article 0000364

article 0000365

article 0000366

article 0000367

article 0000368

article 0000369

article 0000370

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2990311

article 2990312

article 2990313

article 2990314

article 2990315

article 2990316

article 2990317

article 2990318

article 2990319

article 2990320

article 2990321

article 2990322

article 2990323

article 2990324

article 2990325

article 2990326

article 2990327

article 2990328

article 2990329

article 2990330

article 2990331

article 2990332

article 2990333

article 2990334

article 2990335

article 2990336

article 2990337

article 2990338

article 2990339

article 2990340

article 2990341

article 2990342

article 2990343

article 2990344

article 2990345

article 2990346

article 2990347

article 2990348

article 2990349

article 2990350

article 2990351

article 2990352

article 2990353

article 2990354

article 2990355

article 2990356

article 2990357

article 2990358

article 2990359

article 2990360

article 2990361

article 2990362

article 2990363

article 2990364

article 2990365

article 2990366

article 2990367

article 2990368

article 2990369

article 2990370

article 2990371

article 2990372

article 2990373

article 2990374

article 2990375

article 2990376

article 2990377

article 2990378

article 2990379

article 2990380

article 2990381

article 2990382

article 2990383

article 2990384

article 2990385

article 2990386

article 2990387

article 2990388

article 2990389

article 2990390

article 2990391

article 2990392

article 2990393

article 2990394

article 2990395

article 2990396

article 2990397

article 2990398

article 2990399

article 2990400

article 2990401

article 2990402

article 2990403

article 2990404

article 2990405

article 2990406

article 2990407

article 2990408

article 2990409

article 2990410

article 2990411

article 2990412

article 2990413

article 2990414

article 2990415

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 2000256

article 2000257

article 2000258

article 2000259

article 2000260

article 2000261

article 2000262

article 2000263

article 2000264

article 2000265

article 2000266

article 2000267

article 2000268

article 2000269

article 2000270

article 2000271

article 2000272

article 2000273

article 2000274

article 2000275

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

article 5500196

article 5500197

article 5500198

article 5500199

article 5500200

article 5500201

article 5500202

article 5500203

article 5500204

article 5500205

article 5500206

article 5500207

article 5500208

article 5500209

article 5500210

article 5500211

article 5500212

article 5500213

article 5500214

article 5500215

article 5500216

article 5500217

article 5500218

article 5500219

article 5500220

article 5500221

article 5500222

article 5500223

article 5500224

article 5500225

article 5500226

article 5500227

article 5500228

article 5500229

article 5500230

article 5500231

article 5500232

article 5500233

article 5500234

article 5500235

article 5500236

article 5500237

article 5500238

article 5500239

article 5500240

article 5500241

article 5500242

article 5500243

article 5500244

article 5500245

article 5500246

article 5500247

article 5500248

article 5500249

article 5500250

article 5500251

article 5500252

article 5500253

article 5500254

article 5500255

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

article 838000481

article 838000482

article 838000483

article 838000484

article 838000485

article 838000486

article 838000487

article 838000488

article 838000489

article 838000490

article 838000491

article 838000492

article 838000493

article 838000494

article 838000495

article 838000496

article 838000497

article 9998000441

article 9998000442

article 9998000443

article 9998000444

article 9998000445

article 9998000446

article 9998000447

article 9998000448

article 9998000449

article 9998000450

article 9998000451

article 9998000452

article 9998000453

article 9998000454

article 9998000455

article 9998000456

article 9998000457

article 9998000458

article 9998000459

article 9998000460

article 9998000461

article 9998000462

article 9998000463

article 9998000464

article 9998000465

article 9998000466

article 9998000467

article 9998000468

article 9998000469

article 9998000470

article 9998000471

article 9998000472

article 9998000473

article 9998000474

article 9998000475

article 9998000476

article 9998000477

article 9998000478

article 9998000479

article 9998000480

article 9998000481

article 9998000482

article 9998000483

article 9998000484

article 9998000485

article 9998000486

article 9998000487

article 9998000488

article 9998000489

article 9998000490

article 9998000491

article 9998000492

article 9998000493

article 9998000494

article 9998000495

article 9998000496

article 9998000497

article 9998000498

article 9998000499

article 9998000500

news-1701