Jakarta, 10 Desember 2025 — Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment resmi merilis
official poster dan trailer film drama religi Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, karya
terbaru sutradara Jay Sukmo. Trailer menampilkan bagaimana Sarah (Revalina S. Temat)
diuji dari segala arah ketika ia harus menampung mantan suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat), beserta istri mudanya Annisa (Megan Domani) di rumahnya sendiri.
Keputusan itu membawa konsekuensi besar: fitnah yang merusak nama baiknya, tekanan
sosial dari para tetangga, dan hubungannya dengan sang putri, Laila (Annisa Kaila), yang
kian memburuk. Di tengah kekacauan itu, hadir Dimas (Roy Sungkono), yang justru
membuat posisi Sarah semakin terjepit di antara pilihan, persepsi orang, dan harga dirinya
sendiri.
“Film ini adalah refleksi tentang perempuan yang mempertaruhkan harga diri, anaknya, dan
masa depannya. Sarah diuji dari segala arah — oleh keluarga, lingkungan, bahkan dirinya
sendiri,” ujar produser Robert Ronny.
Revalina S. Temat turut menyoroti kedalaman karakter yang ia perankan. “Sarah berada di
titik terendah hidupnya dan harus memilih apakah ia mau bangkit atau tenggelam.
Perjalanannya penuh luka, tetapi juga penuh keberanian. Kisah ini menjadi penguat bagi para
perempuan, khususnya para single mother, bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian.”
Film ini dibintangi oleh Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, Annisa
Kaila, Roy Sungkono, Risma Nilawati, Dhawiya Zaida, Daniella Sya, Alex Abbad, Sheila
Kusnadi, Venly Arauna, serta Ustadzah Shofwatunnida.
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? merupakan kolaborasi Indonesia–Malaysia bersama Astro Shaw, dan turut didukung oleh Netzme, KMIF, WOW Multinet Pictures, serta
Virtuelines Entertainment.
Ikuti informasi terbaru melalui Instagram resmi @paragonpictures.id. Saksikan Tuhan,Benarkah Kau Mendengarku? mulai 29 Januari 2026 di seluruh bioskop Indonesia.
TENTANG PARAGON PICTURES
Berdiri pada 2019, Paragon Pictures berfokus pada pengembangan, produksi, pemasaran, dan distribusi film
untuk pasar Indonesia maupun global. Beberapa karya yang telah dirilis antara lain Lyora: Penantian Buah Hati,Tak Ingin Usai Di Sini, The Most Beautiful Girl in the World, Kuasa Gelap, Kalian Pantas Mati, Backstage, dan Losmen Bu Broto.
TENTANG IDEOSOURCE ENTERTAINMENT
Ideosource Entertainment adalah perusahaan hiburan yang berinvestasi di industri film dan ekosistemnya.
Hingga kini, Ideosource Entertainment telah berinvestasi di 23 film layar lebar, termasuk Qodrat, Keluarga
Cemara, Gundala dan Bebas.
TENTANG ASTRO SHAW
Astro Shaw adalah anak perusahaan Astro Malaysia Holdings sekaligus studio film terbesar di Malaysia.
Perusahaan ini telah memproduksi lebih dari 120 film dan meraih lebih dari 70 penghargaan di festival film
lokal maupun internasional. Astro Shaw memproduksi film lintas genre dan bahasa—Melayu, Tionghoa, hingga
Tamil—dengan misi membawa film Malaysia ke panggung dunia.
TENTANG NETZME
PT Netzme Kreasi Indonesia (“Netzme”) adalah Perusahaan Jasa Pembayaran Kategori 1 berlisensi Bank
Indonesia yang fokus menyediakan solusi pembayaran digital aman dan mudah diakses, khususnya bagi UMKM.
Melalui layanan berbasis QRIS, Netzme mendukung kebutuhan pelaku usaha sekaligus memperluas
literasi digital. Saat ini Netzme telah bermitra dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan
Jakpreneur—sebagai wujud komitmen dalam membuka akses teknologi digital bagi UMKM di seluruh Indonesia.
TENTANG KMIF
Kreasi Media Indonesia Fund (KMIF) adalah perusahaan investasi yang berfokus pada industri media dan
konten di Indonesia. KMIF berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem media melalui pendanaan dan
dukungan strategis, sekaligus berkontribusi pada perkembangan industri kreatif dan perekonomian nasional.
TENTANG WOW Multinet Pictures
Wow Multinet Pictures adalah perusahaan investasi yang berfokus pada pembiayaan dan produksi bersama
film-film Indonesia. WMP mengutamakan proyek komersial berkualitas tinggi dengan potensi penonton yang
luas, membangun kemitraan strategis dengan para talenta dan pelaku industri, serta menerapkan investasi yang disiplin demi imbal hasil yang kuat dan pertumbuhan industri jangka panjang.
TENTANG VIRTUELINES
Virtuelines adalah perusahaan produksi film asal Indonesia yang didirikan oleh Arya dan Ardi
Setiadharma, investor di ekosistem startup Indonesia. Berbekal pengalaman sukses di dunia teknologi,keduanya kini membawa semangat dan keahlian bisnis ke industri film bersama Jelita Septriasa.
Dalam 2 tahun terakhir, Virtuelines telah berinvestasi di berbagai film seperti Pemukiman Setan,
Kuasa Gelap, Ambyar Mak Byar, dan Qodrat 2 yang berhasil meraih 2 juta penonton.
INDONET7 Terupdate & Terpercaya