Jakarta, 9-06-2019-Momen Hari Raya Idul Fitri sekarang ini sangat menjadi tonggak sejarah baru, karena setelah pemilu kemarin suasananaya agak sedikit memanas tetapi dengan datangnya bulan suci Ramahdhan dan Hari Raya Idul Fitri, semua umat islam menyadari bahwa segala sesuatu harus kita sikapi dengan bijak, karena pesta demokrasi sudah selesai sesuai tuntutan rakyat. menang atau kalah itu wajar yang namanya kompetisi, tetapi kita harus legowo, karena semua ini untuk kepentingan negara dan bangsa, bahkan kedua capres ini betul-betul seorang negarawan.
jadi kita tidak perlu risau kalau kalah dan tidak perlu bangga kalau menang,karena kemenangan itu sendiri justru malah menjadi beban, karena tidak mudah mengemban amanat dari rakyat, dan bila kalah itu bukan hina melainkan kekalahan itu harus legowo dan memberikan semangat kepada yang diberikan amanat oleh Rakyat, serta memberikan dorongan kepada yang akan datang bisa lebih baik dari yang sekarang.
Bukannya sekarang kurang baik, hanya masih kurang baik perlu kita perbaiki, kerja nyata Presiden Jokowidodo menurut saya sangat luar biasa dalam 4,5 tahun ini, dari segi infrastruktur sekarang ini sangat hebat, tercermin jalan tol merak sampai jateng, jatim sekarang ini bisa mempersingkat jarak tempuh, yang tadinya Jakarta Solo 18 jam sekarang cukup dengan 6 jam, saya pernah uji coba ke Wonogiri hanya 8 jam perjalanan, dan dari bakahuni tembang biasa 7,5 jam sekarang hanya 2 jam.
Alhamdullilah sekarang sudah bisa mempersingkat jarak tempuh. 5 tahun lagi setelah dukungan infrastruktur Kita dukung kepemimpinan beliau untuk ke sektor pertanian, di sektor pertanian setelah di padegani Bapak Ketua HKTI kita yang sekarang ini sudah mulai kelihatan lebih baik, karena Bapak Dr. Muldoko ini sangat luar biasa program untuk membina para petani yang ada di daerah-daerah, beliau sangat berpengalaman tentang pertanian serta kedekatan dengan masyarakat petani tidak pilih-pilih, beliau sangat merakyat. mudah-mudahan kedepannya pertanian di Indonesia lebih maju dan bisa swasembada pangan, jadi kita tidak harus mengandalkan import. tapi juga harus didukung oleh bapak ibu tani, mengenai kemenangan pak Jokowi itu sudah kehendak Allah SWT (tuhan yang maha esa) jadi kita tidak bisa menolak kehendak yang maha kuasa. Ungkap pa Suryadi Hadiwinoto. (Ariyanti)
