INDONET7.COM JAKARTA – Sejumlah orang yang mengaku Relawan Jokowi menggelar Konferensi Pers menyampaikan surat terbuka memprotes dukungan Partai NasDem terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan bertempat di Resto N Hotel, Jln. Majapahit No.12 Seberang Sekneg, Jakarta Pusat, Senin (10/10).
Dalam Konferensi Pers tersebut Relawan Jokowi “Menyampaikan Surat Terbuka Memohon Kepada Presiden Jokowi Agar Menteri dari Partai NASDEM Dikeluarkan dari Kabinet Indonesia Maju, Karena Telah Bersebrangan Dengan Visi Misi Presiden Jokowi dan Para Relawannya.”
Juga mereka memprotes dukungan Partai NasDem terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Hadir pada Konferensi pers tersebut : Andreas R Benaya, Gus Sholeh Mz,Fredi Moses Ulemlem,
Forum Diskusi Relawan Jokowi dan Koordinator Pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan.
Advokat Fredi Moses Ulemlem, S.H,. M.H dalam sambutannya menyampaikan pandangannya terhadap sosok Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.
“Saudara Anies Baswedan adalah salah satu figur yang diketahui publik sangat kental dengan politik identitas,” kata Fredi Moses Ulemlem.
Lebih lanjut kata Fredi, “Apa yang dilakukan oleh partai Nasdem sungguh membuat publik memanas bahkan partai Nasdem dianggap tidak memikirkan sama sekali kepentingan bangsa, karena deklarasi tersebut dilaksanakan saat bangsa Indonesia sedang berduka atas peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan Malang dimana peristiwa tersebut telah menelan korban yang cukup banyak.
Sebagai Advokat juga sebagai Inisiator acara dan salah satu relawan yang hadir saat membacakan surat terbuka, Senin, 10 Oktober 2022.
Dalam suratnya, mereka memprotes langkah NasDem sebagai salah satu partai koalisi justru mengusung Anies.
Untuk itu, mereka pun menyampaikan ( 5 ) lima poin tuntutan kepada Jokowi, yaitu sebagai berikut:
1. Bahwa kami relawan Jokowi meminta kepada Bapak Presiden untuk dapat mempertimbangkan aspirasi kami para relawan.
2. Bahwa kami meminta Bapak Presiden untuk segera memberhentikan para Menteri yang berasal dari Partai NasDem.3.
3. Bahwa kami meminta agar visi-misi Bapak Presiden Joko Widodo salah satunya adalah pemberantasan korupsi agar kasus Formula E agar dapat dituntaskan.
4. Bahwa kami relawan akan terus mengawal kepentingan bapak Presiden sebagai kepala negara hinga selesai periode.
5. Bahwa kami relawan tidak ingin bangsa ini dibuat kacau oleh para kelompok intoleran, radikalisme, dan pengasong khilafah.
Dipimpin Fredi yang membacakan Surat Terbuka tersebut, diikuti oleh
Gus Sholeh Mz, Ketua Umum Relawan Sahabat Joeang Jokowi atau Sajojo.
Berikutnya, Ketua umum Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme (GPMP) Pendeta Andreas Benaya Rehiary. Serta Koordinator Pendiri Partai Demokrat, Hencky Luntungan.
Serta di ikuti oleh 23 Orang relawan yang hadir untuk ikut dalam penyampaikan surat terbuka ini.
(MY)