INDONET7.COM 06 Oktober 2022, Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Kembali di gelar di tahun 2022 ini. Ini adalah tahun ke-9 sejak penyelenggaraan ISEF. berupaya untuk ikut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi adalah melalui penguatan Ekosistem Halal Value Chain.
Penyelenggaraan ISEF ke-9 tahun 2022 ini bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta dari tanggal 5 – 9 Oktober secara hybrid dengan tema Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance for Inclusive Recovery, sejalan dengan tema Presidensi G20 Indonesia. Salah satu fokusnya yaitu pengembangan ekosistem Global Halal Hub.
Lita Berlianti, Salah satu Desainer dari Jawa Timur, mengatakan bahwa di fashion show ISEF 2022 ini dirinya membawa tema Planet.
” Kali ini saya membawa tema Gleision, jadi itu adalah orang orang yang hidup di Planet Gleis. Alasan saya mengambil tema ini adalah bahwa akhir akhir ini kita semua di kejutkan dengan adanya pandemi. Dan tidak hanya kali ini saja tetapi para ilmuwan juga lagi mencari alternatif tempat hidup baru selain di bumi. kami dari desainer juga sedang wondering bagaimana kalau kita pindah ke planet yang baru disana mulai cocok tanam lagi dan tumbuhan apa yang bisa di hidup disana dan bisa dimakan. Seperti alga, kedelai dllnya. Oleh karena itu saya wujudkan dalam bentuk corak corak yang lucu yang saya kombinasikan dengan wastranusantara. Dan kali ini saya pakai tenun sutra bulu dari garut Jawa Barat. Jadi ini Jawa Timur tetapi pakai tenun nya Jawa Barat karena kita semua mempromosikan wastranusantara, “terangnya, Kamis (06/10).
Pada fashion ini saya menampilkan delapan look. Terdiri dari abaya
Dan auter, dan satu mukena untuk parade desainer. Karena kita para desainer menampilkan karya mukena mukenanya.
Untuk ISEF ini kali kedua saya ikut dan saya adalah binaan dari Bank Indonesia Jawa Timur yang tergabung dalam Iqra. Dan setiap ISEF kita diminta untuk menampilkan karya karya baru.
Di booth saya kali inj menampilkan koleksi koleksi saya, hijab segi empat dan baju baju saya yang sudah di produksi dan mukena dengan pengrajinnya dari Garut Jawa Barat. Dengan kisaran harga sekitar empat juta rupiah.
Saya beberapa kali diundang untuk fashion show di Singapura, Bangladesh, Malaysia dan negara lainnya. Dan saya mulai dari tahun 2012. Dimana sebelum nya saya berawal dari mukena saja.
Hari kedua ini para pengunjung sangat antusiasme sekali, dan kalau dilihat dari target penjualannya dibandingkan tahun lalu kami berharap omzetnya lebih baik.
Kami berharap kedepannya lebih banyak lagi pengusaha pengusaha yang bisa tumbuh dan bangkit lagi untuk menyemarakkan perekonomian di Indonesia ini, “tandasnya.
(MY)
INDONET7 Terupdate & Terpercaya